FateBound : Fragments of Destiny

FateBound : Fragments of Destiny

  • WpView
    Reads 940
  • WpVote
    Votes 288
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 29, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Alex, pemuda itu membuka matanya. Tidak ada ranjang rumah sakit. Tidak ada suara mesin medis penyambung hidupnya. Tidak ada nyeri yang seharusnya menahannya di ambang kesadaran. Yang ada hanyalah langit luas tanpa batas, membentang di atas padang hijau yang tak ia kenali. Udara yang ia hirup terlalu segar, angin yang berembus terlalu tenang. Semuanya terasa begitu nyata. Di tangannya, sebuah alat mirip GPS survival tergeletak dengan cahaya redup berdenyut di permukaannya. Kotak kecil menempel di belakangnya, tampak seperti ruang penyimpanan yang menunggu untuk diisi. Tepat di sampingnya, sebuah kartu emas berkilauan. Cahaya di permukaan kartu itu seolah bergerak, berpendar seperti sesuatu yang bernapas. Dingin namun tak sepenuhnya asing. Seakan memanggil. Tanpa berpikir, ia mengulurkan tangan dan menyentuhnya. Dalam sekejap, alat di tangannya bereaksi. Cahaya meledak keluar yang melayang di udara. Garis-garis berpendar menghubungkan titik-titik yang tak ia kenali, berputar dan menyesuaikan diri, seolah mencoba memahami keberadaannya. Dan saat itu juga, ia menyadarinya. Ini bukan mimpi. Sebuah suara menggema di kejauhan. Suara yang membawa sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kata-kata. Ketika Alex menoleh, seseorang telah berdiri di sana. Sosok asing itu menatapnya. Menunggunya.
All Rights Reserved
#275
goddess
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]
  • I Live Again to be Happy -Su Jia Limei-
  • I'm More Than Just A Princess
  • In The Depth Of The Forest
  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • TITIK SILANG (TAMAT)
  • Xagala
  • Lucid Dream
  • Transmigrasi Gadis Bumi (Gadis Sakti Dari Bumi)
  • Frostveil [COMPLETE]

Proses revisi 🙏 ___ Jemma selalu menjalani hari dengan lapang dada-meski tak satu pun harinya bebas dari cobaan. Dicemooh sebagai gadis aneh dan buruk rupa, ditambah sikapnya yang dianggap kasar, ia tetap berdiri tegak. Hidupnya penuh jalan curam, tapi ia tak gentar, selalu mampu menaklukkan semuanya dengan keberanian yang mengejutkan. Namun semuanya berubah... dalam sekejap. Di bawah cahaya rembulan, dari celah-celah gelap dermaga, sesosok makhluk misterius menyeretnya ke dalam laut. Tak sempat bernapas, pandangannya kabur, paru-parunya mulai terasa sesak. Kepanikan menguasai, pikirannya hanya bisa menjerit. "Gawat, aku akan mati!" Namun di detik-detik kritis itu, di antara gelombang dan cahaya bulan yang menari di air, ia melihatnya-makhluk itu. Meliuk-liuk indah dan menyeramkan, sosok itu mendekat dengan tatapan yang tak bisa dijelaskan. Penutup wajah Jemma ditarik, wajahnya disentuh lembut, lalu-sentuhan dingin menyentuh bibirnya. Sebelum segalanya gelap, hanya satu hal yang tertangkap oleh matanya: senyum misterius... dan ekor yang berkilau di air. Lalu, kesadarannya memudar. Tepat sebelum semuanya gelap, bibir Jemma tampak bergerak, membentuk satu gumaman tak bersuara. "Sial, anjing laut." ____ ⚠️DILARANG KERAS BAGI SIAPA SAJA YANG MELAKUKAN PLAGIARISME!⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines