SELIR  "Penakluk Hati Sang Raja"

SELIR "Penakluk Hati Sang Raja"

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 5, 2025
"Tahun Aksatisura (1275), Sang Prabu menuju Pajang membawa banyak pengiring. Tahun Saka angga-naga-aryama (1276), ke Lasem, melintasi pantai samudra. Tahun Saka pintu-gunung-mendengar-indu (1279), ke laut selatan menembus hutan. Lega menikmati pemandangan alam indah Lodaya, Tetu, dan Sideman." NEGARA KERTAGAMA - Pupuh 16. Pada tahun 1354 M, Prabu Hayam Wuruk (20 tahun), Raja muda Majapahit, memulai perjalanan darma yatra ke kerajaan bawahan di timur, termasuk Lodaya (Blitar). Didampingi oleh Mahapatih Gajah Mada (60 tahun), yang menjadi penasehat sekaligus pelindungnya, Hayam Wuruk menyamar sebagai rakyat biasa dengan nama Raden Panawu, sementara Gajah Mada memakai nama Mpu Mada. Penyamaran ini memungkinkan Hayam Wuruk untuk mengenal lebih dekat rakyatnya tanpa dibebani protokol istana. Di Lodaya, mereka menghadapi serangan perampok di hutan dekat pantai selatan. Ketika rombongan mereka hampir kalah, muncul Dewi Pandan Arum (18 tahun), putri Bhre Lodaya, yang terkenal karena kecantikannya dan keahliannya dalam bela diri. Dengan panahnya, Pandan Arum menyelamatkan rombongan tersebut. Tanpa mengetahui identitas asli Hayam Wuruk, Pandan Arum terpesona oleh pria yang memperkenalkan dirinya sebagai Raden Panawu. Begitu pula Hayam Wuruk yang terpikat oleh keberanian dan pesona Pandan Arum. Ketika kebenaran terungkap, Pandan Arum merasa dikhianati. Ia tidak hanya mengetahui bahwa Raden Panawu adalah Prabu Hayam Wuruk, tetapi juga bahwa Hayam Wuruk telah bertunangan dengan orang lain. Bhre Lodaya dan keluarga bersujud kepada sang raja, namun Pandan Arum tetap berdiri tegak, dipenuhi amarah dan rasa kecewa.
All Rights Reserved
#605
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ninggalake ing Majapahit (Selesai)
  • Kidung Lara Seruling Hantu
  • KARMA LAKON : Majapahit Story
  • Cinta Untuk Sri Rajasanagara
  • Prahara Cinta (Selesai ✓)
  • Panca dan Misteri Gua Kelelawar
  • Berantai (First Draft, Three Universe) - [Discontinued]
  • Sandyakala [ON GOING]
  • GAJAH MADA ; Megat Roso

Terbit (Book 1 : Prolog-Part/Bagian 59, luangkan 60 menit waktu anda untuk membacanya) ''Mengapa saat do'a ku terkabul, hanya luka yang kudapat? Luka karena cinta yang tak direstui semesta.'' ''Nanti, ketika kamu telah kembali keduniamu, tunggu aku di sana!'' Lavana laksmi adalah gadis yang tergila-gila dan sangat penasaran dengan sosok Hayam Wuruk, raja Majapahit yang sukses membawa Majapahit mencapai massa kejayaan. Hingga suatu kejadian membawanya kembali kemassa itu, massa dimana Hayam Wuruk berkuasa (1350-1389). *** (Book 2 : dimulai dari Part/ Bagian 60-Epilog luangkan 25 menit waktu anda untuk membacanya) ''Apa anda benar-benar tidak mengingat saya? Lalu bagaimana dengan janji yang harus anda tepati?'' ''Maaf, saya tidak mengenal anda, Ini pertemua pertama kita. Lagipula saya tidak mempunyai janji apapun pada anda. Never.'' Ketika Ava telah kembali ketahun 2018, dia bertemu dengan Kepseknya yang mirip dengan Hayam Wuruk. Haruskah ia yakin jika itu Reinkarnasinya? Lalu bagaimana dengan pengakuan Kepseknya itu? Haruskah Ava percaya dan menyerah jika orang yang berjanji padanya tidak akan pernah menepati janji itu? *** Warning!!! Banyak adegan yang tak sesuai sama sejarah. Jadi, daripada nyinyir mending menyingkir:)) 27 April - 24 Juni 2018 Fiksi Sejarah Nusantara: Ninggalake Ing Majapahit Didhelikake Ing Padjajaran Btari Biru #156 : 29 April 2018 #115 : 04 Mei 2018 #94 : 05 Mei 2018 #83 : 06 Mei 2018 #76 : 08 Mei 2018 #60 : 09 Mei 2018 #1 : 11 Mei 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines