Semesta!

Semesta!

  • WpView
    Reads 15,889
  • WpVote
    Votes 1,990
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 3, 2025
Sepandai-pandai nya An berlari kencang menyusuri hutan tanpa penerangan, mulutnya tak akan berhenti memanggil Gara. Hanya Gara, Gara dan Gara! Baginya tak ada yang lebih menarik di dunianya kecuali Gara. Tak jauh beda dengan An. Gara sedang mengarungi lautan yang luas tanpa ujung dengan sebuah perahu kecil. Tujuannya untuk mencari keajaiban dan kemudian menemukan kembali An-nya. Mulutnya kelu, namun hatinya tak henti meminta An-nya kembali. Panah nya terlalu tertancap di lubuk hati hingga tak dapat di tarik kembali. Begitupun cinta An pada Gara dan begitupun sebaliknya. Bahkan ketika keduanya mati, mereka hanya ingin hidup kembali jika menjadi pasangan, lagi, dan lagi. Semesta adalah sebagian dari isi hati penulis yang mendambakan hubungan An dan Segara. 🚫Disclaimer : cerita merupakan fiksi dan karangan penulis; Pemilihan cast dalam cerita ini adalah karena penulis mengidolakan keduanya; Dilarang menyangkutpautkan dengan kehidupan realita cast; Ditulisan menggunakan campuran bahasa; harap maklum jika memiliki banyak typo; inspirasi foto berasal dari pinterest/instagram/tiktok/x🚫
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • Kesasar Ke Raga Orgil [REVISI✓]
  • NAYLA  || Luka Berakhir Duka (End:Revisi📌)
  • GRIZLEN {On Going}
  • ALIN TRANSMIGRATION {End}
  • Garis Semesta [End]
  • SARLA
  • Gone(✔)🔚
  • RAGARA [ on going ]

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines