Kemelut Hati Embun

Kemelut Hati Embun

  • WpView
    Reads 106,045
  • WpVote
    Votes 4,687
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 25, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Embun ingin melupakan masa lalu, tepatnya kejadian tujuh tahun silam. Ingin lupa saat laki-laki itu memperkosanya. Ingin lupa saat ibu dari laki-laki itu menginjak-injak harga dirinya. Namun, luka yang mereka torehkan terlalu dalam. Membekas kuat dalam ingatannya. Terlebih lagi, perbuatan laki-laki itu membuahkan nyawa dalam perutnya. Nyawa lain yang tidak pernah dia harapkan kehadirannya. Embun semakin hancur. Dia benar-benar kehilangan arah.
All Rights Reserved
#294
hamildiluarnikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Half Of My Heart ​
  • Goodbye, Hello? [TAMAT]
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • Spicy
  • Tanda Seru
  • Favorite Lecturer
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines