Hug the (New) Moon (On Going)

Hug the (New) Moon (On Going)

  • WpView
    Reads 4,782
  • WpVote
    Votes 886
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Sashi hanya guru sekolah biasa, sampai ia mulai diikuti orang tidak dikenal dan mulai diteror. Sashi hanya guru sekolah biasa, sampai ia hampir diperkosa oleh pemerkosa berantai. "Kenapa harus ada perempuan bodoh untuk setiap laki-laki jahat?" Saat dewasa, Sashi belajar kalau lawan kata jahat itu bukan baik tapi bodoh. Keluarganya tidak seperti keluarga biasa, ayahnya adalah laki-laki terburuk yang pernah ia tahu. Pacarnya adalah sahabat sekaligus cinta sepihaknya selama dua puluh tahun, tapi tidak memilihnya. "Pelan-pelan aja, kamu bisa mulai versi baru dari dirimu." Apakah Sashi masih punya kesempatan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Twist of Fate
  • Who Are You?
  • ✔Lihat Aku Sekali Saja
  • My Chiko
  • Nearby Relations
  • [TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case
  • LALULA
  • MANDA'S WEIRDNESS
  • My True Me (END)
  • Dance With The Devil [END☑️]

"Hidup gua seberantakan itu, tapi untungnya gua ketemu lo." Dipisahkan oleh takdir, lalu dipertemukan kembali di tengah badai kehidupan. Caroline menyimpan luka yang dulu diukir oleh Lorden De Zaeros, laki-laki berdarah Indonesia-Belanda yang pernah mengisi hari-harinya. Luka itu membuatnya ragu membuka hati, meski rasa yang terkubur kini kembali bersemi. Namun, di balik perih yang ia tinggalkan, Lorden menyimpan rahasia, alasan yang hanya ia genggam sendiri. Hingga perlahan, kebenaran itu mulai merayap keluar, mendekati telinga orang-orang terdekatnya. Saat Caroline mengetahui segalanya... akankah ia tetap bertahan di sisinya, atau justru pergi untuk selamanya? Dan rahasia apa yang selama ini disimpan oleh Lorden? Kalo kata Devan, "Senyuman itu hanya cara untuk menunda luka. Dan ketika senyumnya memudar, berarti akan ada air mata yang jatuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines