Labyrinth Of Life

Labyrinth Of Life

  • WpView
    Reads 2,118
  • WpVote
    Votes 1,503
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Kapan semua ini akan berakhir!?" "Gue udah capek banget ngejalanin ini semua!" "Rasanya gue udah nggak sanggup. Gue pengen nyerah aja," "Nyerah? Kalian yakin mau nyerah?" Gadis yang membaca buku itu menunjukkan sebuah vidio kepada ke-tiga sahabatnya. Seketika ketiga sahabatnya menunjukkan senyum misterius setelah melihat vidio itu. "Lo dapat bukti ini dari mana?" Gadis yang membaca buku tersebut beralih menatap seseorang yang berada di singgle sofa yang duduk di seberangnya. "Lo dapat dari mana bukti itu?" "kalian lupa siapa gue?" Sedangkan tiga sahabatnya yang sudah ingin menyerah tadi kembali bahagia. Mereka yang awalnya sudah frustasi gara-gara masalah ini akhirnya bisa bernapas lega. Lihat saja mereka akan membalas orang yang sudah berani bermain-main dan mengganggu mereka. Mereka akan membalasnya sepuluh kali lipat. Berani menganggu mereka berlima, maka mereka akan membuat orang itu menyesal karena telah berani bermain-main dengan mereka. "Let's play the game, girl." Setelah berucap sepeti itu, kelima gadis itu tertawa dengan begitu mengerikan. Entah apa yang mereka rencanakan sehingga membuat mereka tertawa se mengerikan itu.
All Rights Reserved
#132
pertikaian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Dandelion
  • cinta duyung
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • DANADYAKSA
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Arsyilazka
  • INTERIM: Let Me See Your Smile

Malam itu seorang gadis bertelanjang kaki berlari. Ia tak peduli akan kerikil yang menggores kakinya, dengan ketakutan berusaha menjauh sekuat tenaga. "HAHAHA". Tak jauh dari gadis itu terdengar tawa menggelegar disertai langkah kaki berat. Brak!!! Gadis itu terjatuh, tersandung entah oleh apa. Dia bergegas bangkit dan melanjutkan larinya, namun sakit di kakinya sudah tak tertahankan, dia sudah tak kuat lagi. Berkali-kali terjatuh disertai sesak dan ketakutan, membuatnya lelah hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Tepat sebelum tubuhnya menghantam permukaan tanah -sepasang tangan menangkapnya- gadis itu jatuh ke pelukan seseorang. "Senja... Kamu pikir kegelapan malam bisa menyembunyikanmu dariku?" Bisiknya di telinga gadis itu. ⚠️Terdapat adegan kekerasan⚠️ ⚠️Dilarang copy/plagiat/terinspirasi!!!⚠️ Kalau kalian suka ceritanya jangan lupa follow ya. Makasih(⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠-⁠☆

More details
WpActionLinkContent Guidelines