Anak Asli Ternyata Seorang Shou

Anak Asli Ternyata Seorang Shou

  • WpView
    Reads 431,704
  • WpVote
    Votes 56,455
  • WpPart
    Parts 96
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Su Jinan mati karena terlalu lelah, bukannya pergi ke surga karena selalu berperilaku baik, dia malah berpindah ke zaman kuno. Tapi, kenapa ini semia tidak terasa asing? Barulah dia sadar, tidak hanya berpindah, dia juga masuk ke novel yang terakhir dia baca sebelum mati. Dia memaki penulos novel itu karena membuat MC memiliki keberuntungan yang sangat gila. Sayangnya dia tidak menjadi mc, dia hanya berpindah sebagai umpam pria yang tertukar saat bayi. Su Jinan bahkan tidak ingat karekter ini. Tapi, harusnya keluarga Su menemukan tubuh ini beberapa tahun lagi, tapi kenapa mereka sudah menemukannya sekarang? Apa terjadi sesuatu? "Tuan Muda?! Bagaimana aku bisa menjadi tuan muda? Hei, kakak perempuan, kamu pasti salah. Nama keluarga Li, bukan Su. Aku hanya anak seorang petani yang jujur!"
All Rights Reserved
#1
ancient
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembali ke Zaman Kuno untuk memiliki banyak anak!
  • Bond of Love [END]
  • Sistem banyak anak banyak berkah
  • Transmigration of an  Assassin

Karena terlalu sibuk mengejar pekerjaan impiannya, Zhang Yichen melupakan bahwa umurnya terus bertambah. Saat pria itu mulai ingin membangun sebuah keluarga, dia ternyata terlambat. Kekasihnya yang lebih muda menolak ajakan menikahnya dan pria itu juga ditolak saat hendak mengadopsi anak karena usianya. Zhang Yichen seorang diri, bahkan di detik kematiannya juga seorang diri. Lalu bagaimana saat pria itu kembali hidup namun di zaman yang berbeda? Dan hal yang lebih mengejutkan pria di dunia ini dapat hamil dan tanpa batas usia! *NOTE : cerita ini murni karangan, jika ada kesamaan tempat, nama atau hal lainnya, penulis meminta maaf.

More details
WpActionLinkContent Guidelines