Love is You

Love is You

  • WpView
    Reads 13,876
  • WpVote
    Votes 1,957
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Oct 15, 2025
WpInfo
Fanfic
BTS
⚠️ Gender Switch ⚠️ Min Seo Jin, seorang gadis berusia 20 tahun, tidak sengaja bertemu dengan Jungkook yang berusia 40 tahun. Meskipun sudah memasuki usia matang, laki-laki itu sama sekali tidak terlihat tua. Baby face yang dimilikinya mampu menipu siapa saja yang melihatnya. Dalam pertemuan itu, tidak ada kesan mendalam baik bagi Seo Jin maupun Jungkook. Tetapi... tiba-tiba saja Seo Jin memiliki ingatan yang belum pernah ia miliki sebelumnya. Ingatan itu berkaitan dengan sosok yang baru saja ia temui. Dan sejak memiliki ingatan itu, hati Seo Jin terasa sangat sakit saat menatap wajah sendu laki-laki itu... Copyright © Kireina Yuni
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Journey
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Rewriting The Villain (END)
  • PREGNANT (DewTee)
  • Obsession Overdose
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • I'm Not Just a Figuran

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines