SADIPTA : The Last Song

SADIPTA : The Last Song

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 3, 2024
Sadipta Danendra, remaja tampan berdarah panas, terjebak dalam pusaran emosi akibat perpisahan orang tuanya. Ia dibuang ke Jakarta oleh Arbian, ayahnya, seorang gitaris konser kawakan yang pernah menorehkan jejak emas di band legendaris The Rucas. Di tengah hiruk pikuk ibukota, Sadipta hidup dalam bayang-bayang kekecewaan dan amarah, menolak berkomunikasi dengan ayahnya. Bakat musik yang mewarisi darah seni Arbian terpendam dalam diam, terkubur oleh rasa sakit yang mendalam. Namun, di balik sikap pemberontaknya, Sadipta menyimpan kerinduan mendalam pada ibunya dan ketiga adiknya, Samuel, Natta, dan Senja. Ia tahu ayahnya menyimpan banyak rahasia, termasuk penyakit yang menggerogoti ayahnya. Sebuah tawaran dari The Rucas untuk mengisi posisi gitaris sebelum festival besar di Jakarta menjadi titik balik bagi Sadipta. Ia memilih untuk tetap di Jakarta, merawat ayahnya dan meneruskan warisan musik keluarga, sebuah keputusan yang penuh dengan dilema dan keraguan. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa arsitektur dan latihan gitar, Sadipta bertemu dengan Grizella Althea, gadis cerdas nan menawan yang bermimpi menjadi pianis. Awalnya, Sadipta bersikap dingin dan cuek, namun benih-benih cinta perlahan tumbuh di antara mereka, seperti melodi lembut yang menyapa jiwa. Suatu hari, Samuel dan Natta datang membawa kabar buruk: ibunya kritis di rumah sakit. Senja, adik perempuannya, menyimpan dendam pada Sadipta yang telah memutuskan hubungan dengan keluarga. Ia bertekad untuk memisahkan Sadipta dan Grizella, sebuah rencana yang penuh dengan intrik dan manipulasi. Tragedi pun terjadi. Grizella, dalam sebuah kejadian tak terduga, merusak gitar pemberian ayah Sadipta. Kejadian ini menjadi titik balik dalam hubungan mereka. Sadipta, terluka dan kecewa, menuding Grizella sebagai penyebab kehancuran, sebuah tuduhan yang penuh amarah dan kesedihan. Apakah luka masa lalu Sadipta akan menghantui hubungannya dengan Grizella? Akankah melodi cinta mereka terhenti begitu saja?
All Rights Reserved
#59
gitaris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ARKALYA (END)
  • Last but Not Least
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • Paradise
  • Sejenak Luka
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • GREENSTA [END]
  • Marakarma

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines