MASIH ADA KARISA ✔️

MASIH ADA KARISA ✔️

  • WpView
    Reads 34,441
  • WpVote
    Votes 3,659
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Dec 29, 2025
Zafran masih belum selesai membina jiwa yang berserakan. Baiknya, ditinggalkan saja karena menghadapinya pun melelahkan. Namun, Karisa tidak keberatan menemani pemuda Tuli itu. Karisa tetap di sana, tak ingin meninggalkan. Katanya, tidak apa Karisa ikut kelabu asal Zafran tidak kesepian, asal mereka menghadapinya bersama-sama, asal Karisa tetap dekat dengan Zafran. (Sequel "DENGARKAN ZAFRAN SEBENTAR". Bisa dibaca terpisah) (Cover made with canva and canva's elements)
All Rights Reserved
Series

Zafran Universe

  • DENGARKAN ZAFRAN SEBENTAR ✔️
    23 parts
  • 36 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • AlAz  (end)
  • Semu [Completed]
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Alshana
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Kisah Akala
  • RAPUH!
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines