Istri Untuk Ayah (TAMAT)

Istri Untuk Ayah (TAMAT)

  • WpView
    Reads 51,843
  • WpVote
    Votes 1,255
  • WpPart
    Parts 83
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 13, 2026
Syaza, seorang guru TK yang sedang berjuang untuk bertahan hidup. Sejak kehilangan kedua orang tuanya, dia hanya memiliki seorang paman saja sebagai tempat bersandar. Keinginan hati menganggap sang paman adalah orang yang dapat diandalkan. Namun, sayangnya, justru sang paman adalah beban dalam hidupnya. Selain seorang penjudi dan gemar mabuk-mabukan, pamannya juga kerap meninggalkan utang hingga akhirnya Syaza yang harus menyelesaikan utang-piutang tersebut. Sementara itu, Gibran sang artis ternama sedang dipusingkan dengan permintaan sang putri untuk memberinya seorang Ibu. Sudah bertahun lamanya Gibran menyandang status duda, dan hal ini mulai membuat Nuha, sang putri bosan. Dia ingin memiliki seorang Ibu seperti anak-anak lainnya. Bella, juga seorang artis ternama. Sudah sejak lama mendambakan menjadi pasangan hidup Gibran, namun, sayangnya selalu ditolak. Bukan Bella namanya kalau mudah patah semangat, maka tanpa mengenal rasa malu dia selalu mencari kesempatan untuk mendekati Gibran, juga berusaha mengambil hati Nuha. Alih-alih Bella, Nuha langsung menjatuhkan pilihannya pada Syaza saat pertama berjumpa. Maka ... "Guru Syaza cantik, ayo nikahi dia saja, Ayah," pinta Nuha yang membuat Gibran tak habis pikir. "Ayolah, Nuhaku sayang!" Meski kerap mendapat penolakan dari sang ayah, Nuha tak langsung menyerah. Sebuah kecelakaan kecil membuat Nuha semakin mendekati Syaza. Rasa suka itu semakin menjadi, semakin menggelitik hati Nuha untuk memiliki Syaza sebagai ibunya. Lagi-lagi keinginan itu terucap. "Ayo Ayah!, Nuha cuma mau Bunda Syaza!" "Oh Nuhaku sayang, tak semudah itu menikahi seorang wanita!" Lirih Gibran.
All Rights Reserved
#13
zhaojinmai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Her Ex Husband
  • Mami Untuk Peri Kecilku.
  • Dear, Mr. A
  • Thank You Zahira (SUDAH TERBIT)
  • Sebelum Kau Menghilang [END]
  • GUS GIBRAN ( PERJODOHAN.)  TERBIT
  • Merried
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • Lo Selingkuh, Gue Balas! ✓ (END)
  • Undesirable (On Going)
  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • Pantaskah Aku Menjadi Ning Mu (ON GOING)
  • KEKASIH HALAL
  • NIKAH DULU CINTA BELAKANGAN
  • Antarasa
  • Call It What You Want (END)
  • married by (not) accident
  • ketos suamiku 🤍

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines