NEW: Introducing Tap. Addictive chat stories for your 📲 Now in 10 languages
DOWNLOAD NOW!
The Conundrum of Faux

The Conundrum of Faux

146K Reads 6.6K Votes 45 Part Story
Quinheillim ✔ By Quinheillim Completed

"Faux, kemustahilan yang indah selagi kepakan sayap burung terlihat jauh lebih normal. Kalian, oh, sayangku, tidak akan pernah mendapatkannya."

Nox Glacitral mengira hidupnya sudah berada di bawah selimut kenormalan, tidur di dalam sana dan menikmati momen-momen buta yang ternyata adalah suatu miasma. Mimpi- mimpi adalah penyiksanya, menunjukkan bayang-bayang masa lalu yang tidak dapat lagi dia ingat namun tetap menghantuinya. Nox pikir penderitaannya hanya sekadar berada di dalam kepala, mengolok-olok dirinya di dalam sana seperti api menjilat luka basah, tetapi saat berita akan kematian beberapa rekan Faux-nya sampai di tangan, Nox tidak memiliki pilihan lain selain bangkit melawan misteri yang ada di depannya.

Mafia, organisasi rahasia, kelompok pembunuh, dokter gila ..., para mutan, semua itu datang bertubi-tubi saat Nox berusaha mengupas teka teki yang ada. Awalnya, itu terlihat abstrak tak berbentuk, namun saat kepala ular sudah terlihat, semua itu justru tampak lebih menyeramkan.

Nox dipertemukan dengan mimpi terburuknya: darah, pertempuran, kematian, teka teki, tipu muslihat, dan ... masa lalunya. Dia dan teman-teman Faux-nya yang tersisa bangkit menghadapi apa yang sebenarnya sedang terjadi dan mencoba untuk menghentikannya.

Namun, apakah mereka mampu melawan masa lalu yang kembali hidup?

© Quinheilim 2017

pa begini karakter utamanya? -_- pengen gue smackdown rasanya, tapi ini masih awal jadi gue ga akan komentar banyak, pasti bakal ada alasan kenapa Nox jadi begini
Acinomair39 Acinomair39 Jul 05
Aku pikir Nox berambut cokelat dengan mata hijau zamrud kayak yg di prolog... di sini kok beda kak?
Ayakey Ayakey Feb 25
disini aku mematung.... terpana...
                              
                              
                              padahal baru prolog... 
                              *lanjut baca lagi, suka banget dengan genrenya