FLESH
  • WpView
    Reads 6,787
  • WpVote
    Votes 239
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
Erotica
Suspense
unedited and raw writing Hujan kala itu tidak mematahkan semangat seorang gadis yang sedang menunggu bus datang di halte seberang jalan. Rambutnya yang pendek dan berponi menambah paras ayu nan manis yang dimilikinya, memakai straight jeans biru muda dipadukan dengan kemeja fit body berlengan panjang berwarna cream dan sepatu hitam. Membuat pandangan seorang pria berkacamata tertuju padanya. Wajah gadis itu menandakan adanya sentuhan oriental, mungkin dia memiliki darah keturunan dari negeri seberang. Si pria misterius memperkirakan tinggi gadis itu hanya sebahunya, ukuran standar untuk perempuan Indonesia, ditambah terlihat lekukan mempesona dari tubuhnya yang indah. Membuat pria itu penasaran akan pemandangan yang ada di balik pakaian gadis itu, menerka-nerka seberapa besar payudara yang tersembunyi di balik pakaian itu. Gadis itu membangunkan hasrat yang sudah lama redup. Rasa haus akan berburu muncul kembali setelah enam bulan lamanya pria itu tidak beraksi, dan gadis itu, adalah targetnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SHAKARA (END)
  • Terjerat obsesi Yandere
  • The Price Of Obsession
  • Jandanya Raksa
  •  PATAH
  • JUAN
  • SUSPECT

shaka diam-diam masuk ke kamar yoana. langkahnya ringan, nyaris tanpa suara. dalam remang cahaya kamar, ia mendekat dan perlahan duduk di sisi ranjang. tanpa berkata apa-apa, ia menunduk dan menyentuh bibir yoana dengan lembut. yoana yang awalnya terlelap, terbangun oleh sentuhan asing di bibirnya. matanya terbuka perlahan-dan ia mendapati shaka di sana, menatapnya dalam-dalam sambil terus menyentuh bibirnya. "mmh..." yoana berusaha mendorong tubuh shaka pelan, kebingungan dengan situasi itu. namun shaka justru bergeser, kini duduk di antara kedua lutut yoana, membuat geraknya terbatas. matanya tajam menatap mata yoana yang penuh tanya dan cemas. "yoana..." bisiknya lirih, "gue cuma pengen ngambil kembali sesuatu yang harusnya milik gue." yoana menggeleng cepat, napasnya tercekat. ia tak bisa berkata apa-apa. °°°°° shaka menarik napas dalam-dalam, lalu menunduk. ia meletakkan kedua tangannya di sisi kaki yoana, lalu menundukkan kepala hingga menyentuh lantai. suaranya rendah, nyaris seperti doa. "izinin gue buat masuk ke dalam hati lo..." yoana tetap diam, tatapannya kosong. ia belum sepenuhnya paham maksud shaka. "dan izinin gue... buat bahagiain lo," ucapnya lirih, nyaris tak terdengar. yoana menunduk. lama. lalu perlahan, ia mengangguk pelan. hanya satu anggukan, tapi cukup untuk membuat dada shaka terasa hangat. mau tau kelanjutannya ga? kalo mau ikuti akun ku dan kalian bisa baca deh start: 24-02-2025 finished:7-11-2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines