ALVAS MATTHEO (END)

ALVAS MATTHEO (END)

  • WpView
    Reads 1,799,927
  • WpVote
    Votes 70,292
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 30, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Alvas Mattheo, cowok paling sempurna di mata orang-orang. Pintar, tampan, ramah, semua predikat baik melekat padanya. Terlebih menjabat sebagai ketua OSIS di SMA-nya. Sama halnya dengan orang-orang, Milly Oktaviani pun menganggap Alvas Mattheo memang cowok sempurna di sekolahnya. Walaupun dua tahun menjadi saingan dalam merebutkan peringkat pertama pararel, tapi Milly tak pernah menaruh rasa benci pada Alvas. Sayangnya, predikat cowok sempurna yang melekat pada Alvas hanyalah omong kosong. Alvas itu munafik! Dia muka dua! Setidaknya, begitulah yang Milly pikiran setelah hari itu ia memergoki Alvas melakukan hal paling buruk di matanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAFANIZAN [END]
  • To Be Antagonis
  • Diary Nur
  • ALIN TRANSMIGRATION {End}
  • Paradoks
  • DIA SANDRA(Selesai✔️)
  • I'M ANTAGONIS [END]
  • VACILANTE
  • Alvian |Slow Up|

"𝓓𝓾𝓪 𝓸𝓻𝓪𝓷𝓰 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓲𝓷𝓰𝓲𝓷 𝓫𝓪𝓱𝓪𝓰𝓲𝓪 𝓫𝓮𝓻𝓼𝓪𝓶𝓪, 𝓽𝓮𝓽𝓪𝓹𝓲 𝓼𝓮𝓶𝓮𝓼𝓽𝓪 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓲𝓻𝓲𝓷𝓰𝓲𝓷𝔂𝓪 𝓾𝓷𝓽𝓾𝓴 𝓼𝓪𝓵𝓲𝓷𝓰 𝓽𝓮𝓻𝓵𝓾𝓴𝓪." - 𝐍𝐢𝐥𝐥𝐚𝐤𝐬𝐦, 𝑅𝒜𝐹𝒜𝒩𝐼𝒵𝒜𝒩. "Bertemu denganmu adalah ketidaksengajaan yang menyakitkan." - Reine Chessy Maheswari. "Ternyata semesta sebercanda ini, mempertemukan tetapi tidak menyatukan." - Rafanizan Zavier Altezza. Selamat datang di kehidupan Rafanizan ❤️❤️❤️ Rafanizan, murid paling teladan di SMA Cakrawala. Ketua OSIS yang selalu jadi idaman semua siswi, pintar dalam bidang matematika adalah satu keunggulan Rafanizan. Namun sifatnya yang dingin, susah ditembus membuat siswi yang suka dengannya langsung mundur. Rafanizan dikenal sebagai Ketua OSIS yang kejam, tak berperasaan, dan tidak toleransi terhadap keterlambatan. Semuanya terjadi karena keegoisannya untuk terus menunggu seseorang yang entah kapan akan kembali. Rafanizan terlalu munafik untuk berkata dia tidak papa dengan semuanya. Hingga sosok gadis tidak diharapkan datang dalam kehidupannya memorakporandakan perasaannya. "Kamu egois Zan! Kamu jahat! Kamu gak punya hati!" Maki gadis itu sambil menghapus air mata yang terus mengalir. "Lo yang egois! Lo terlalu memaksakan," balas Rafanizan, memasukkan tangannya ke dalam saku celana dan pergi meninggalkan gadis yang masih menangis itu. Siapa yang akan kamu pilih, Rafanizan, gadis yang kamu tunggu bertahun-tahun lamanya, hingga membuat mu menjadi sosok yang teramat menyedihkan atau perempuan yang hadir tiba-tiba, mengusik ketenangan hidupmu, mengacak-acak perasaanmu? Siapa yang akan kamu pilih? Penasaran? Langsung baca selengkapnya 💖

More details
WpActionLinkContent Guidelines