Let's Make Love

Let's Make Love

  • WpView
    Reads 1,849,090
  • WpVote
    Votes 90,525
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Dec 7, 2025
Ananda memang pernah suka sama Aldian, tapi itu dulu. Perasaannya sudah lama dia tinggalkan dibelakang sebab sadar bahwa cowo itu selamanya hanya akan menganggapnya sebagai sahabat saja. Namun, Nanda sendiri tidak pernah membayangkan suatu hari cinta monyetnya itu akan datang sendiri padanya menawarkan sebuah pernikahan dengan alasan 'biar dapat warisan' katanya. Nanda tahu Aldian itu memang rada-rada gak jelas sejak SMA, tapi dia tidak menduga bahwa cowo itu akan segila ini. Pasalnya suatu yang Nanda fikir hanya bercanda saja ternyata Aldian sungguh-sungguh menawarkannya. Tapi, kenapa? kenapa tiba-tiba jadi Nanda?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Balik Kanan Jatuh Cinta
  • Prahara Lamaran [END]
  • It Was Never One-Sided (TERBIT)
  • Thesis & Tension (COMPLETED)
  • I Love You But I'm Letting Go
  • Touchpoints
  • Operation Heart [TERBIT]
  • The Honeymoon Is Over [FIN]
  • Satu Tahun Saja
  • ON THE SAME PAGE (COMPLETED)

Bagi Mia hidup sebagai perempuan dewasa di negara ini adalah sebuah kutukan. Pasalnya, banyak sekali tuntutan dan standar yang harus dipenuhi untuk bisa dikatakan sebagai perempuan yang berhasil. Standar paling gila yang pernah Mia dengar adalah tentang 'Perempuan harus menikah dan memiliki pasangan sebelum umur 30 tahun'. Sebab, jika belum juga laku di umur 30 akan sulit mendapat pasangan karna dianggap sudah terlalu tua. Lalu apa kabar dengan Mia yang tahun depan sudah menginjak usia keramat itu? rasanya Mia sudah muak dan ingin lari saja sebab hampir disetiap pertemuan dan pembicaraan semua orang selalu bertanya padanya tentang 'kapan nikah?' atau 'mana calonnya?'. Asal kalian tahu, Mia itu sudah hopeless dalam hal percintaan. Dia yakin sekali dirinya tidak ditakdirkan untuk genre-genre romansa. Tidak masalah, Mia juga tidak berminat dan dia ikhlas jika nanti mati dalam keadaan perawan. Ya, setidaknya itulah prinsip yang dia pegang sebelum akhirnya diacak-acak seorang Mahatma Gie atasannya yang entah punya dendam kesumat apa dengan Mia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines