JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA YA FRIENDS AGAR MENDAPATKAN NOTIFIKASI. DAN DIMOHON UNTUK TIDAK MEMBANDINGKAN LAPAK SAYA & ORG LAIN, TERIMA KASIH.
"Nanti janji ya, nikah sama kakak," ucap seorang laki-laki yang berusia 14 tahun.
"Nanti kalau Alifa nikah sama kakak, maka akan kakak jadikan ratu dihidup kakak dan di istana kakak." Mendengar kata ratu dan istana, Alifa kecil berteriak kegirangan.
"Ye ye ye, Alifa jadi latu, Alifa jadi latu." Kemudian Alifa kecil mengangguk sambil memeluk Gabriel kecil.
•••
"Kak Gabliel, kak Gabliel jangan tinggalin Alifa."
•••
"Kamu menikah lagi, Mas?" tanya Alifa lirih.
"Maaf, Alifa. Tapi Mas tidak mau durhaka dengan tidak mau menuruti kemauan Mama. Karena bagaimanpun, surga Mas ada pada Mama." Sungguh, perkataan yang dilontarkan oleh suaminya itu sangat menyakitkan, bahkan suaminya tidak menggunakan kata 'sayang' yang biasanya digunakan untuk memanggil nya.
"Tapi tidak dengan cara seperti ini, Mas. Alifa gak bisa, bahkan kamu menikah tanpa persetujuan dari aku."
"Tolong terima Nabila sebagai istri Mas, ya, sayang?"
"Aku mau cerai, Mas."
"ALIFA."
•••
"Menikahlah dengan saya," ucap seorang laki-laki.
"Kak, kita beda iman."
"Saya akan masuk Islam."
#Start 13 Juli 2023
Selamat datang di cerita baru saya .
Kisah ini bercerita tentang seorang anak kyai yang jatuh cinta kepada seorang santriwati dalam diamnya.
Lama memendamnya sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengkhitbah wanita pujaannya.
Apakah santriwati itu akan mencintai ia juga?
Langsung baca aja, semoga suka.
Banyak pelajaran yang bisa kita ambil juga.
Udah ending, part masih lengkap
***
"Baiklah karena Zahra sudah menerima lamaran ini, maka sebaiknya kita tentukan hari baik nya, lebih cepat akan lebih baik."ucap umi Zulaikha.
"Mohon maaf sebelumnya, tapi bolehkah Zahra bertanya pada Abah yai?"
"Tentu saja nak, apa yang ingin kamu tanyakan?"
"Bolehkah bagi seorang calon mempelai wanita mengajukan syarat yang harus dijalankan oleh calon mempelai pria?"
"Tentu saja boleh, memangnya syarat apa yang kamu ajukan?"
"Zahra ingin mengajukan permintaan kepada mas Fahmi."
"Permintaan?, Permintaan apa itu ?"tanya Fahmi
" Zahra minta untuk mas Fahmi tidak melakukan poligami ketika kita sudah menikah nanti, dengan ijin atau tanpa ijin dari Zahra. Zahra tidak setegar para istri nabi, yang sanggup berbagi orang yang mereka cintai. hati Zahra tidak sekuat mereka, yang mampu menahan cemburu ketika melihat orang yang Zahra cintai bahagia bersama wanita lain. Karena jujur saja, Zahra tidak akan mau berbagi apalagi terbagi. dan apabila nantinya mas Fahmi berani melakukan poligami dan itu sudah terbukti, maka mas Fahmi juga harus berani menerima resikonya, yaitu mas Fahmi akan kehilangan Zahra . Apakah permintaan dari Zahra mampu mas Fahmi sanggupi?"
Dilarang plagiat!
Yang plagiat author doain bisulan🤭🤣