Story cover for TEROR POCONG KIRIMAN by Chillbanana313
TEROR POCONG KIRIMAN
  • WpView
    Reads 1,674
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 1,674
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Mar 18, 2022
Kisah ini berasal dari pengalaman nyata dari seorang kerabat terdekat. Tentang teror pocong yang dikirim pada sebuah keluarga karena memiliki tujuan tertentu dengan perantara ilmu hitam.
* * * *
Hanum menutup pintu. Ia menghela nafas lega. Benar, itu semua pasti hanya halusinasinya saja karena terlalu parno dengan cerita bapak. Ia pun mulai merebahkan diri diatas ranjang, berusaha memejamkan mata.

Suasana makin hening, bahkan tak terdengar lagi suara jangkrik yang bersahutan dimalam hari.

Sedikit aneh bukan? 

Tak lama kemudian, sisi kiri ranjangnya yang kosong terasa seperti berat sebelah. Jantung Hanum kembali berdegup kencang. 

Kebetulan ia tidur membelakangi sisi kiri tersebut. Dan benar saja bulu kuduk dibelakang leher berdiri meremang saat hawa dingin menerpa bagian punggungnya. 

Ada suara berat orang batuk? 

Gadis itu tak sanggup untuk bergerak apalagi menoleh. Kali ini Hanum yakin sedang tak berhalusinasi. Ada sosok lain yang sedang berbaring disisinya. Hanum tak benar-benar sendirian didalam kamar malam itu.
All Rights Reserved
Sign up to add TEROR POCONG KIRIMAN to your library and receive updates
or
#99pocong
Content Guidelines
You may also like
Hantu Naci Piuu! [END] by Cacamarica_zzhh7
65 parts Complete
Kecil, putih, terbang melesat? Apalagi, kalau bukan Naci (nasi kecil) seorang hantu yang tinggal di pohon pete bersama keluarganya. Dia mati, sudah 5 tahun berlalu, tetapi dia kembali ke hadapannya. Hanya untuk memanfatkannya, tidak masalah dia senang. Namun, ketakutan dalam kenyataan tentang perasaan tidak ingin ditinggal kembali, itu selalu mengganggunya menjadi obsesi gelap. "Cepat atau lambat aku akan pergi kembali Mas. Jadi, ayo kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia kali ini, dengan sisa yang ada, sebelum semuanya kembali lenyap dari pandangan." Pria itu membantah dengan tegas. "Jalani saja sekarang ini, aku mau egois untuk satu hal itu, apalagi yang bersangkut pautkan dengan dirimu. Tidak ada hal yang harus dibantah, kata kamu mari kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia, 'kan? Jadi, ayo kita ukir dengan aku sebagai porosnya." Sudut bibirnya terangkat, perlahan turun. Iris cokelat itu menatap dalam gadisnya. "Tidak ada perpisahan yang sakit mulai sekarang. Jadi, ayo ikuti kemauanku seolah-olah kamu hidup kembali." Sungguh gila! Kenyataan apalagi yang harus wanita itu terima, seharusnya bukan seperti ini. Menerima obsesi gelap dari pemuda yang pernah singgah di hatinya. Kemalangan datang di saat semua orang mangkir dari tanggung jawab. Ini tentang pria yang balik ke kampung halaman, membuka luka lama yang selama ini ia pendam dan memilih pergi ke kota. Dengan kembalinya dia ke desa apakah yang akan dia dapatkan? Kemalangan bertemu hantu jail atau kesenangan. Karena ada rahasia yang terkuak secara perlahan. Suara ciri khas Naci adalah PIU. "Piu, Piu, Piu." Bahasa yang hanya dimengerti bangsa jin. ⚠️PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! DILARANG MENYALIN DALAM BENTUK APA PUN! HARGAIN JERIH PAYAH ORANG LAIN, KALAU KAMU ORANG~ #8 Humor 3/5/24 #1 Arwah 14/5/24 #1 Hantu 16/5/24 #2 Fiksi umum 21/8/24 #3 Romansa 20/5/25 #5 Fantasi 20/5/25 #3 darkromance 20/5/25
You may also like
Slide 1 of 9
Misteri Rumah Keramat cover
Dibalik Pintu [Bts Horor] cover
The Sucker [TAMAT] cover
Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah cover
Hantu Naci Piuu! [END] cover
BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN) cover
Villa Nomor 9 cover
Help Ghost cover
RUMAH BARU [complete] cover

Misteri Rumah Keramat

11 parts Complete

Cerita ini isinya cerbung. Jadi bagi para pembaca yang bingung, partnya akan saling berhubungan. *** Pegunungan. Tempat yang dingin dan indah untuk dikunjungi. Cocok untuk mencairkan otak akibat belajar terus-menerus. Jadi, di pagi yang cerah ini, kita memutuskan untuk pergi ke pegunungan. Rencananya sih aku, Alifia, Berliana dan Raina mau pergi ke sana selama beberapa hari. Kita mau ke villa nya Berliana yang ada di kaki gunung. Selama liburan ini, kita mau menginap di sana. Sekalian berpetualang gitu, apalagi mendengar ada satu misteri yang belum diselesaikan di sana. Sebuah misteri yang akan membuat kami masuk ke dalam sebuah bencana besar. Bencana yang hampir merenggut nyawa. ***