I'm With You || End

I'm With You || End

  • WpView
    Reads 1,061,781
  • WpVote
    Votes 32,310
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2025
Follow dulu sebelum dibaca, ya😊 *** Daffi memiliki prinsip yang tidak akan mengizinkan sembarang orang untuk menginjakkan kaki di mansionnya. Namun prinsip itu seolah terlupakan sebab pengusaha tampan tersebut justru membawa paksa seorang Navya masuk ke wilayah terlarang itu meski hanya sebagai jaminan pelunas hutang. Dan kehadiran Navya ternyata mampu membawa perubahan dalam hidup seorang penggila kerja seperti Daffian Adrian Haryatama.
All Rights Reserved
#239
pernikahanpaksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • VERMISSE (Harqeel) On Going
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • A Private Wife [TAMAT]
  • Mentari Dipersimpangan Hati (Completed)
  • My lovely boy (Completed)
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • Mahardika Raja {On Going}
  • ONE NIGHT STAND

Wira Arya Abimana, mencintai Jeanice Olive Pratiwi dengan segenap hatinya. Demi wanita itu dia berusaha menerjang dinding pembatas yang amat besar karena perbedaan keyakinan. Bahkan ketika sang ayah menjodohkannya dengan Nadhira Shakila Putri, Wira menolaknya mentah-mentah. Dia tetap yakin bahwa Jeanice akan meninggalkan keyakinan demi dirinya. Namun, harapan itu pupus ketika Jeanice lebih memilih melepas Wira. Mampukah Wira menerima Nadhira yang hadir dalam hidupnya bak seorang peri cinta? dan berusaha menyelamatkannya dari kesalahan besar yang akan dia pilih. Yaitu cinta dan keyakinan. Mampukah Nadhira bertahan di sisi Wira ketika penolakan demi penolakan dia dapatkan? "Jangan sok suci, Nadhira! Kamu hanya anak haram dari seorang simpanan." - Wira Arya Abimana "Aku tidak peduli apa yang kamu katakan padaku. Kamu harus mengakhirinya, Mas." - Nadhira Shakilla Putri. - "Aku bersedia masuk ke dalam keyakinanmu. Apakah kamu senang?" - Jeanice Olive Pratiwi

More details
WpActionLinkContent Guidelines