Little You Big Love (ON GOING)

Little You Big Love (ON GOING)

  • WpView
    Reads 2,313
  • WpVote
    Votes 755
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2026
𝘉𝘦𝘳𝘰𝘯𝘥𝘰𝘯𝘨 𝘚𝘔𝘈 𝘯𝘨𝘦𝘫𝘢𝘳-𝘯𝘨𝘦𝘫𝘢𝘳 𝘤𝘦𝘸𝘦𝘬 𝘥𝘦𝘸𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪, 𝘭𝘰𝘨𝘪𝘴, 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘵𝘦𝘬? 𝘒𝘢𝘺𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘭. 𝘛𝘢𝘱𝘪 ... 𝘨𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘣𝘳𝘰𝘯𝘥𝘰𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘯𝘨𝘪𝘭 𝘪𝘵𝘶 𝘫𝘶𝘴𝘵𝘳𝘶 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘤𝘢𝘯𝘥𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘴𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘵𝘰𝘭𝘢𝘬? Keano Alvere Sagara, brondong tengil berusia 18 tahun, terkenal dengan tingkah manjanya yang kadang bikin gemas, kadang bikin pusing. Tapi siapa sangka, di balik semua kekonyolannya, dia jatuh hati pada sosok wanita yang empat tahun lebih tua darinya? Lunara Vienne Arindya sudah terbiasa hidup mandiri. Ia terlalu logis untuk percaya cinta, terlalu tenang untuk jatuh pada laki-laki yang lebih muda-apalagi yang seberisik Keano. Tetapi semua prinsip itu perlahan goyah sejak Keano muncul di hidupnya. Perbedaan usia memang bukan masalah besar. Tapi ... apakah hanya itu perbedaan mereka? Bisakah cinta Keano menembus tembok yang lebih tinggi dari sekadar umur? Atau justru takdir punya cara lain untuk menguji cinta si brondong tengil pada wanita yang selalu mencoba kuat?
All Rights Reserved
#447
berondong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines