Cupu Tampan Pemikat Hati (Segera Terbit)

Cupu Tampan Pemikat Hati (Segera Terbit)

  • WpView
    Reads 105,868
  • WpVote
    Votes 2,702
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
Jantung Ara berdebar kencang. Seminggu terakhir, pandangannya terpaku pada sosok itu: cowok berkacamata bulat yang setia menghuni kursi depan LUSH LATTE, dengan secangkir kopi sebagai teman setianya. Auranya benar-benar bagai magnet yang menarik Ara untuk mendekat. Keberanian akhirnya mengalahkan keraguan. Ara memberanikan diri bertanya pada kasir LUSH LATTE, mencari tahu siapa gerangan pria itu. Hingga pada akhirnya ia berhasil menggali informasi: nama, dan sedikit latar belakang, cukup untuk memicu rasa ingin tahunya. Api tekad berkobar dalam diri Ara. Ia mulai merancang serangkaian "operasi pendekatan" mencoba berbagai cara untuk menaklukkan hati si cowok berkacamata. Mampukah Zayn terpikat oleh pesona gadis asing itu? ________________________ WARNING!!🚫 CERITA INI HASIL KARYA SENDIRI! SAYA MEMINTA MAAF BILA ADA KESAMAAN TOKOH, LATAR, ATAUPUN YANG LAIN NYA. ITU TIDAK LAH DI SENGAJA🙏
All Rights Reserved
#5
nerd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dosen Nano-Nano
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]
  • Zayyan & Ayyara (ON GOING)
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • D O M I N A N || RUPHA
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • Garis Luka
  • Bibliomania

"Pak Sean?" Tiba-tiba Elsa memanggil Sean yang sedang menjelaskan materi di depan. Ara dan yang lain menolehkan pandangan kearah Elsa. Alah palingan cari perhatian doang! Batin Ara yang sudah bisa menebak maksud Si tukang modus. "Ya? respon singkat Sean menoleh ke arah Elsa. "Ini, Pak kenapa laptop saya kok kedip-kedip ya?" Tuh, kan bener pasti modus! Ara memutar bola matanya malas, "Genit!" sindir Ara tajam pada Elsa, Mulut Ara gatal untuk menjawab pertanyaan Elsa. Sean yang mendengar ucapan Ara hanya mengulum senyum. Dan yang lain tertawa. Seorang Ara Ashita cemburu? Batin Sean bertanya. Sudah pasti Ara cemburu, raut wajahnya sangat kentara sekali. Tapi wajarkan kalau seorang istri cemburu pada suaminya yang sedang di goda oleh wanita lain? Apalagi wanita itu adalah musuhnya! Bagaimana tidak cemburu coba. Gimana kelanjutannya? Baca yuk?

More details
WpActionLinkContent Guidelines