We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Langit Senja (End)

Langit Senja (End)

  • WpView
    Reads 29,808
  • WpVote
    Votes 1,531
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pertemuan secara tidak sengaja itu membuat Senja mengingat sederet kenangan indah di masa lalu dan terjebak di dalamnya. Segala hal yang sebenarnya ingin dia hapus dari ingatan. Tapi tak pernah bisa. Cinta pertama itu tidak akan pernah berhasil kata sebagian banyak orang, paling tidak itu juga yang Senja yakini. Sehingga tidak pernah ada perjuangan sedikitpun untuk mempertahankannya. Rasanya menyimpan dan membawa lukanya pergi sudah cukup baginya. Tapi tiba tiba waktu mempertemukan lagi keduanya... mempermainkan asa yang hampir saja terlupa. Akankah jalinan itu terjalin kembali? "Kamu adalah Senja milikku...yang akan selalu kembali pada Langit yang selalu merindu." "Dan kamu adalah Langitku...tempatku melukis warna dan rasa. Tak akan ada yang bisa menggantikannya." Akan tetap sekuat itukah kekuatan cinta mereka saat keadaan justru membuatnya harus menerima kehadiran orang lain dalam perjalanan pernikahannya. Seorang Artalita Renata gadis periang yang tiba tiba kehilangan harapan karena tidak bisa berjalan setelah kehilangan rangsang dua belah kakinya akibat kecelakaan. Start (9 july 2020)
All Rights Reserved
#531
fiksidewasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary [COMPLETED]
  • Let You Go
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Senja dan Langitnya
  • Langit Menanti Senja[Completed]
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • Senja dan Jingga
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]

[Belum Revisi] "A-aku sudah lama mengagumimu. Ta-tapi aku hanya berani menatapmu dari kejauhan. Ya, seperti aku menatap Bintang di langit." "...Dan, perkenalkan aku Jingga, warna langit sore yang di sebut senja itu katanya selalu di sukai banyak orang. Tapi, warna Jingga pada Senja kali ini hanya berharap di sukai oleh Bintang, walau nyatanya Bintang hanya akan selalu bersama Bulan yang tentunya Senja hanya menjadi latar pendukung Bulan dan Bintang." --- Jingga. NB : Maaf kalo banyak salah pengetikan dan ceritanya gak nyambung. Pengen cepet namatin soalnya, jadi gak dapet Feelnya. Maaf. Kalau sempat, saya revisi and republish dengan cara penceritaan yang beda. Terimakasih udah baca, mohon kritik dan sarannya kaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines