Menanti Mentari

Menanti Mentari

  • WpView
    Reads 3,218
  • WpVote
    Votes 724
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Fri, Oct 17, 2025
「"Alam sudah memberi kita banyak hal sejak jutaan tahun lalu. Alam selalu menyediakan, tapi apa yang manusia perbuat pada alam?"」 Setelah tujuh tahun menghilang, seorang aktivis lingkungan ternama dikabarkan mewasiatkan sebuah pondok miliknya kepada empat pemudi-pemuda. Cheska, Kellan, Reiya, dan Ares terkejut bukan main mendapati diri mereka orang yang dimaksud. Mengapa harus mereka? Dan mengapa sebuah pondok? Untuk itu mereka melakukan perjalanan darat ke Batu, Jawa Timur. Selama tiga hari, mereka mencoba mencari jawabannya lewat berbagai medan jalan, menggali ingatan masing-masing tentang aktivis itu, dan saling mengenal. Namun, ketika yang didapat justru kebingungan yang makin berputar, keempatnya mempertanyakan apa yang sudah mereka lakukan sedangkan di sisi lain tidak ada jalur untuk kembali. Sebetulnya apa yang akan mereka temukan sesampainya di tujuan?
All Rights Reserved
#19
connection
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DERSIK
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Hey, She's Not a Believer
  • Araleya Titik Temu Semesta (COMPLETED)
  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Our Little Home || TXT
DERSIK

"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines