Step Into My Heart
Bagi Eunho kecil, duka atas kepergian sang ayah belum sepenuhnya usai ketika ia harus menyaksikan ibunya berdiri di altar bersama pria asing. Sambil memeluk erat boneka kesayangannya di bangku tamu, Eunho melangkah ke dalam kehidupan baru, rumah yang jauh lebih megah dan sosok ayah tiri yang sangat menyayanginya.
Namun, dunia barunya tak sehangat yang ia bayangkan. Lee Ahn atau yang biasa dipanggil Ian putra dari ayah tirinya, terang-terangan menolak kehadiran Eunho. Tatapan benci dan sikap dingin Ian menjadi benteng tebal yang memisahkan mereka. Pria itu bahkan memilih menghabiskan waktu di luar rumah hanya untuk menghindari adik barunya.
Tahun demi tahun berlalu. Mereka tumbuh di bawah atap yang sama, tetapi berkembang menjadi dua pribadi yang bertolak belakang. Eunho tumbuh menjadi gadis pintar, ceria, namun sangat pemalu hingga menjadikan sang ibu sebagai satu-satunya tempat bersandar. Sementara Ian bertransformasi menjadi remaja berandalan, akrab dengan dunia malam, balap motor, dan bergonta-ganti wanita, membuat orang tuanya kelimpungan.
Hingga suatu hari, sebuah sudut pandang mendadak bergeser. Ian tak lagi melihat Eunho sebagai anak kecil yang asing. Kepolosan dan kecantikan tersembunyi sang adik tiba-tiba menarik perhatiannya dengan cara yang tak wajar. Rasa benci yang dipeliharanya bertahun-tahun perlahan menjelma menjadi dorongan posesif yang membahayakan. Ian tidak rela dan tidak akan pernah membiarkan pria lain memiliki Eunho.
Terjebak dalam ikatan keluarga dan batas moral yang kian kabur, takdir menyeret Eunho dan Ian ke dalam hubungan yang rumit dan penuh obsesi. Di tengah stigma sebagai kakak-adik, mampukah mereka saling memiliki, ataukah rasa ingin memiliki yang berlebihan ini justru akan menghancurkan keduanya ?