Mendadak Nikah! (Daffa Dan Eksas)

Mendadak Nikah! (Daffa Dan Eksas)

  • WpView
    Reads 1,633,011
  • WpVote
    Votes 57,913
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 12, 2026
Hidup Daffa berubah ketika dia ingin menenangkan diri setelah mengetahui bahwa perempuan yang selama ini dipanggil Mama bukan ibu kandungnya. Usaha menenangkan diri itu malah menjadi boomering tersendiri. Daffa malah terjebak didalam pondok kecil ditengah hutan bersama perempuan asing yang bernama Eksas yang kebetulan juga junior dikampusnya. Mereka dituduh berbuat asusila dan harus menjalankan hukuman seperti yang berlaku ditanah tersebut. Ada 2 pilihan yaitu, membayar denda atau menikah. Daffa ingin membayar denda dan orang tuanya juga setuju, tapi Eksas malah ingin dinikahi. Ternyata alasan Eksas ingin dinikahi adalah... note : Cerita ini hanya fiksi belaka. Ambil baik dan buang buruknya.
All Rights Reserved
#15
persahabatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sumilir [Selesai | Lengkap]
  • Bucin Ala Al [END]
  • Tidak Ada Pernikahan Cinderella
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Ruang Kelana [ SUDAH TERBIT ]
  • Halo Mas! (TAMAT)
  • Al Fahri
  • Raden Aluna | END

[Cerita ini minim konflik dan aku tujukan agar kalian terhibur dengan romansa desa yang sederhana] Areksa Mahendra, Mas-Mas Jawa yang berprofesi sebagai petani di desa itu harus mengalami kejadian naas di umurnya yang sedang semangat dalam menggarap bisnis dan sawahnya. Satu tahun lalu ia harus menjadi korban tabrakan dari seorang pengemudi mabuk. Kaki kirinya patah dan harus menjalani serangkaian operasi. Bahkan setelah semua operasi ia jalani, ia masih tetap belum bisa menggunakan kaki kirinya seperti sedia kala dan harus menggunakan kursi roda. Anindya Nasywa Ayudisha, perempuan yang baru saja mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Tidak seperti orang lain yang memilih melanjutkan hidupnya di tengah gemerlap kota besar seperti Jakarta, Nindya memilih pulang ke desa. Nindya merasa Jakarta bukanlah tempatnya untuk hidup. Ia tidak menemukan dirinya sendiri di Jakarta. Sebulan di rumah, ia benar-benar menikmati hidupnya, meski menjadi pengangguran tentunya. Nindya mengganti semua waktu yang ia jalani di Jakarta dengan bermain dan hidup sesuka hatinya di desa. Nindya menjadi lebih bersosial daripada ketika di kota. Semua umur, baik laki maupun perempuan bisa Nindya dekati. Terutama, Ibu Ningrum, wanita yang selalu melabeli dirinya sebagai calon mantu bagi anak laki-lakinya yang tak lain adalah Areksa Mahendra.

More details
WpActionLinkContent Guidelines