Jika Rumah Bukan Tempat Pulang

Jika Rumah Bukan Tempat Pulang

  • WpView
    Reads 28,356
  • WpVote
    Votes 2,074
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 28, 2026
Arle tak pernah lagi merasakan kehangatan di rumahnya. Pertengkaran dan tekanan orang tua selalu menghiasi hari-harinya hingga ia mulai terbiasa melakukan tindakan buruk, yang anehnya selalu berhasil membuatnya tenang. Hingga ia bertemu dengan Zenith, seorang berandalan yang punya luka sama seperti dirinya. Rumah yang hancur itu membuat mereka bersatu, menciptakan dunia mereka sendiri. Namun, dunia itu mulai retak saat Arle menyadari satu hal: Zenith adalah teka-teki dan setiap jawaban yang ia temukan justru membawa Arle pada pilihan yang mengerikan. NOTE: MENGANDUNG BEBERAPA ADEGAN SELF HARM DAN KEKERASAN FISIK, HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN! ARLE CEWEK, ZENITH COWOK YAA 😭🫵 start: 20 Juli 2025 end: - copyright©2025 by Diana
All Rights Reserved
#197
zenith
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • HIDDEN I (The End)
  • Yang Kusebut 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 [ ENDING ]
  • ON REMEMBERING
  • HOME FOR WOUNDS
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Ini Aku, Erlang
  • Must goes on [END]

[SEASON 1] "Ada luka yang tidak terlihat, tapi terasa di setiap tarikan napas. Ada trauma yang membungkam tawa, membekukan dunia, dan membuat seseorang takut percaya pada cahaya. Dibalik sebuah senyuman, tersimpan dunia yang hampir runtuh." Bagi Atlana, hidup adalah perjuangan tanpa akhir melawan bayang-bayang masa lalu yang membeku di setiap sudut pikirannya. Dunia terasa bising, dingin, dan kejam-tak pernah benar-benar memberinya ruang untuk sekadar bernapas. Sementara itu, Kalan-seorang pemuda yang menanggung sunyi seperti beban di punggungnya-tak pernah mengira bahwa pertemuan singkat dengan Atlana akan mengubah jalannya, mengaburkan batas antara kesendirian dan ketergantungan. Ini bukan kisah tentang keajaiban cinta, melainkan tentang dua jiwa yang terluka, saling menemukan tempat berlindung di tengah reruntuhan diri. Tentang bagaimana kehadiran satu orang mampu meretakkan kabut kelam, dan tentang bagaimana, di dunia yang penuh luka dan kehilangan, kebahagiaan tetap bisa tumbuh... dengan cara paling sederhana, namun paling menyakitkan. Sebuah cerita tentang jatuh, tersesat, bertahan, dan akhirnya-belajar hidup kembali dengan sebuah rumah yang lebih layak. __ Revisi : 27, April, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines