Eksperimen Cinta

Eksperimen Cinta

891 Reads 113 Votes 9 Part Story
loryae By loryae Updated Jul 08

"Elok, kamu pindah di sebelah Elang." Suara bu Weni yang halus bagai guntur di siang bolong.

Aku? Masa sih aku harus partneran dengan Elang. Aku melirik Elang yang sama sekali tidak menunjukkan muka terkejut. Apa hanya aku yang tidak ikhlas kalau harus duduk dengannya.

"Elok!" Teguran dari bu Weni membuatku tersadar. 

"Partner Elang kan Elani, Bu." Aku berusaha membatalkan keputusan beliau.

"Elani pindah. Dia merasa kalau tujuan hidupnya bukan menjadi seorang analis kesehatan." Jawaban itu membuatku memindahkan semua perlengkapan menuju meja sebelah, dengan hati yang berat.

"Jangan dikira aku mau menjadi partnermu." Bisikan Elang membuat jantungku berdebar. Ini pertama kalinya Elang bicara setelah peristiwa beberapa tahun lalu.

"Jangan menyusahkan aku." Peringatan kedua membuatku jengkel. 

"Siapa juga yang mau berpartner dengan cowok kaya kamu."

Kata-kata itu sukses mengalihkan dunia Elang karena saat ini cowok itu memandangku dengan tatapan membunuh. Aku hanya bisa membalas dengan cibiran saja.

Selama ini kami tidak saling bertegur sapa. Aku tahu pasti kalau Elang masih kesal dengan kebodohan yang aku lakukan saat kami masih SD. Ina mendorongku dan refleks aku mencari pegangan. Apesnya, celana merah putih Elanglah yang aku cengkeram hingga melorot. Semua murid tertawa karena melihat celana dalam Elang yang berwarna pink dengan gambar bunga-bunga kecil. Sejak saat itu Elang dibilang cowok kemayu oleh teman-teman.


Nb: beberapa part di private acak

No comments listed yet.