Nusantara Stories

Refine by tag:
nusantara
WpAddindonesia
WpAdddi
WpAddkopi
WpAddberikat
WpAddbatik
WpAddresmi
WpAddkawasan
WpAddsiemens
WpAddpelangsing
WpAddjual
WpAdduntuk
WpAddtubuh
WpAddstempel
WpAddharga
WpAddhijau
WpAddpt
WpAddorganik
WpAdddistributor
WpAddjakarta
nusantara
WpAddindonesia
WpAdddi
WpAddkopi
WpAddberikat
WpAddbatik
WpAddresmi
WpAddkawasan
WpAddsiemens
WpAddpelangsing
WpAddjual
WpAdduntuk
WpAddtubuh
WpAddstempel
WpAddharga
WpAddhijau
WpAddpt
WpAddorganik
WpAdddistributor
WpAddjakarta

201 Stories

  • Ghost Of Harau by Zamorainers
    Zamorainers
    • WpView
      Reads 17
    • WpPart
      Parts 8
    Hattori Zen, Captain of the Iga Obake Unit, was executed by his own clan for knowing too much. But death had other plans. His soul awakened in the body of Sena-a frail, oppressed 15-year-old orphan who had died in the Harau Valley, Sumatera, at the exact same moment as Hattori. Sena had lived under the harsh rule of the Singhasari kingdom, forced into backbreaking labor. In this strange new land, Hattori faces a harsh reality: he is no longer a weapon of war for his clan, but instead becomes the only hope for an oppressed people. Though his body is weak, he retains the mind and awareness of a master shinobi. Slowly, he begins to weave a web of shadows and death, swearing never again to be anyone's tool. At first, Hattori only seeks to avenge Sena-an act of gratitude for borrowing the boy's body and name in his second life. But he soon finds himself drawn into a far greater conflict. He once believed Sena's revenge would be simple: merely killing Purwa Wangsa and Jeliteng, a personal matter easily settled. Yet fate pulls him deeper, into the tangled struggles of kingdoms and the complexities of guerrilla resistance. "History may not record my name, but my shadow shall give birth to the one who unites this land." One promise, two lives-and the birth of an archipelago legend. In Japan, he was known as the Black Wolf. In Harau, they called him Siampa. In Sumatra, he earned the title Tiger of Mount Marapi. And in Java... he became known as Bangring.
  • Sakti Nagara dan Pusaka Nusantara by mahessa
    mahessa
    • WpView
      Reads 72
    • WpPart
      Parts 9
    Kali ini Sakti Nagara semakin terlibat dalam arus peperangan masa lalu yang menjelma di masa sekarang. Bukan hanya itu, kepolisian sudah mulai memburunya sebagai satu-satunya orang yang dianggap bertanggung jawab atas tragedi di Pancala. Kali ini Sakti dan teman-temannya harus mencegah bahaya yang datang dari barat Nusantara. Pulau Sumatera.
  • Pusaka by NazmeGates
    NazmeGates
    • WpView
      Reads 21
    • WpPart
      Parts 2
    A courier picks up a keris from an antique shop. It shouldn't have responded. Now his mother has been taken, a secret cult is hunting him, and the only man who can help is a broken old warrior who lost his son to the same war. Nine sacred keris. Nine Djinns. Five centuries of buried history. And Amad is the last bloodline of Hang Tuah - whether he likes it or not. PUSAKA. Nusantara urban fantasy.
  • Luka Yang Telah Memudar S2 by Ynnafit_Amethyst2
    Ynnafit_Amethyst2
    • WpView
      Reads 17
    • WpPart
      Parts 1
    kembali ble ble ble ble ble
  • Sentana Nuswantara: Serial 3 - Ketut : Tarian Penghancur by rezkifajriansyah
    rezkifajriansyah
    • WpView
      Reads 40
    • WpPart
      Parts 8
    Dia tidak pernah meminta menjadi pahlawan. Tapi takdir tidak pernah meminta izin. Ketut Ariawan, penari dari Ubud, hidup dalam dua dunia. Satu dunia: tari dan upacara, senyum Luh Ayu di sanggar, dan suara gamelan yang mengalun lembut. Dunia lain: Warisan Darah, panggilan leluhur, dan bayang-bayang Wangsa Raksasa yang mengintai dari kegelapan. Sebagai sentana keturunan Kerajaan Warmadewa, ia mewarisi Tari Hujan - kemampuan untuk memicu fenomena alam hanya dengan gerakan. Tapi kemampuan itu tidak pernah ia kuasai sepenuhnya. Setiap kali ia menari, hujan yang ia panggil bisa menjadi badai. Gempa yang ia picu bisa meruntuhkan desa. Kini, purnama terkuat tahun ini akan segera tiba. Para pemangku di Pura Besakih bersiap menyambut Presiden Nuswantara. Dan Wangsa Raksasa, yang tidak pernah tidur, melihat momen ini sebagai kesempatan sempurna: serangan gaib yang akan menewaskan pemimpin bangsa dan meruntuhkan Pagar Nusantara. Satu-satunya harapan adalah Ketut. Ia harus menari di pusat pura, memperkuat perisai kuno yang diwariskan leluhurnya - kakek buyut I Gusti Ngurah Tari, yang gugur di tempat yang sama ribuan tahun lalu. Tapi hati Ketut tertambat pada Luh Ayu, penari biasa yang tidak tahu bahwa dunia yang ia kenal akan hancur jika Ketut gagal. Ia berjanji akan kembali. Tapi di atas panggung suci itu, tarian tidak pernah menjanjikan keselamatan. Serial 3: Ketut - Tarian Penghancur adalah kisah tentang seorang penari yang belajar bahwa terkadang, melindungi orang yang dicintai berarti rela berpisah. Sementara di lereng Gunung Agung, bulan semakin membesar. Dan kegelapan mulai merangkak.
  • Sentana Nuswantara: Serial 4 - Gia : Peta yang Bernyanyi by rezkifajriansyah
    rezkifajriansyah
    • WpView
      Reads 52
    • WpPart
      Parts 9
    Darah yang Tidak Pernah Lupa Gia dilahirkan di atas perahu, di tengah ombak Laut Banda, saat fajar menyingsing dari timur Papua. Ibunya, Mariance Rumagesan, seorang perempuan Tidore yang tidak pernah takut pada badai, melahirkannya sambil memegang sebuah peta tua yang terbuat dari kulit kayu. Peta itu bukan peta biasa. Ia tidak menunjukkan pulau atau selat. Ia menunjukkan garis-garis cahaya yang menghubungkan leluhur. Darah Gia adalah percampuran dua kerajaan besar Timur Nusantara: Fatagar dari ayahnya, Tidore dari ibunya. Dari ayah, ia mewarisi kemampuan membaca medan - setiap bukit, setiap sungai, setiap pohon beringin berbicara kepadanya dalam bahasa yang tidak didengar orang lain. Dari ibu, ia mewarisi peta itu - dan kutukan yang menyertainya. Ibunya meninggal ketika Gia berumur sepuluh tahun. Secara resmi, karena sakit. Tapi Gia tidak pernah percaya. Ia ingat malam sebelum ibu pergi, ada sosok hitam berdiri di balik jendela. Ia ingat ibunya berbisik, "Jaga peta ini, Nak. Jaga sampai waktunya tiba. Peta ini akan memanggilmu kembali ke Timur." Empat belas tahun kemudian, Gia berdiri di hutan Kalimantan bersama tiga sentana lain. Bukan karena peta itu memanggilnya ke Timur. Tapi karena peta itu menunjukkan titik hijau berkedip di pedalaman - seorang sentana dengan kemampuan angin yang belum sadar akan Warisan Darahnya. Namun di sela-sela misi, peta itu terus berdenyut ke arah lain. Ke arah Timur. Ke arah Papua. Ke arah rumah yang tidak pernah ia kunjungi sejak ibunya meninggal. Ada sesuatu yang ibu tinggalkan. Dan Wangsa Raksasa, rupanya, juga mencarinya. Serial ini adalah tentang Gia. Tentang peta yang bernyanyi. Tentang pulang ke akar, sebelum angin topan menghancurkan semua yang ia cintai.
  • The Story of Bawang Merah & Bawang Putih by cosmoswadesta
    cosmoswadesta
    • WpView
      Reads 7
    • WpPart
      Parts 1
    Bawang Merah and Bawang Putih are step-sister. They have really different characteristic. Bawang Merah as a friendly and smart girl, and Bawang Putih as nerd and shy girl.