chocolate

By Corciouschan

70 5 1

Ini tentang mereka. Si cowok most wanted yang sempurna dan gadis ambisius yang perfeksionis. Mereka berdua pu... More

1. Awan di balik mentari

49 5 1
By Corciouschan

Adio sadewa, cowok tampan yang akrab di panggil Dio itu dengan santai melangkahkan kakinya menuju kelas. Waktu di jam yang melingkar di tangannya menunjukkan pukul 06.25 a.m, masih terlalu pagi memang bahkan untuk orang rajin sekalipun.

Bukan tanpa alasan dia datang ke sekolah sepagi itu, cowok itu selalu merasa tidak betah untuk berlama-lama di rumahnya. Dia lebih memilih bersama dengan teman-temannya, bercanda dan menikmati masa-masa SMA nya dengan bebas tanpa kekangan keluarga yang menyiksa.

Dengan earphone yang menempel di telinganya, cowok itu terus berjalan santai sambil sesekali bersenandung kecil. Saat sampai di depan kelas xi MIPA 5, dia membelok untuk memasuki ruangan kelas itu.

Menurutnya, itu adalah tempat ternyaman di dunia. Tempat dimana cowok itu dapat melihat kebahagiaan dari yang paling kecil sekalipun. Mulai dari murid yang senang karena mendapat uang saku lebih dari  orang tuanya,  dapat menggunakan wifi kelas untuk menonton drama korea, bahkan  yang  mengerjai temannya sendiri. mereka semua membuatnya ikut merasa bahagia. Kebahagiaan yang tidak bisa dirasakan olehnya sendiri di rumahnya.

Adio duduk di bangkunya, tanpa ada seorangpun di kelas itu. Karena merasa bosan, kerandoman cowok itu pun keluar. Dia mengambil alat pel lantai yang tergantung di pojok kelas kemudian mulai mengepangnya layaknya pegawai salon kecantikan yang sedang melayani pelanggannya.  Earphone yang terpasang di telinganya pun masih mendendangkan musik dari handphone nya. Membuat kepala cowok itu sesekali mengangguk-angguk mengikuti irama musik.

Di tengah-tengah kegiatan  randomnya, seorang gadis berkacamata memasuki ruangan kelas tanpa mengucap sepatah kata pun pada Adio walau hanya untuk berbasa-basi. Cewek itu duduk di bangku yang ada pada barisan paling depan. membuka ranselnya dan mengambil sebuah buku tebal yang disebutnya sebagai novel kemudian mulai membacanya.

Walau berkacamata, jangan anggap dia adalah seorang gadis culun yang seringkali mendapat bullyaan dari murid-murid lain. Bukan, dia bukanlah orang seperti itu. Bahkan kepribadiannya sangat bertolak belakang dengan penampilannya.

Dia adalah Mellisa Maharani. Siswi terajin di kelasnya. Cewek yang akrab di panggil Lisa itu adalah gadis yang aneh, tidak pernah berkomitmen antara penampilan dan pembawaan. Penampilannya bagaikan gadis culun, namun pembawaannya sangatlah judes bahkan menjurus ke nyinyir.

Dio terus memperhatikan gadis itu sambil  mengepang alat pel lantai yang ada di depannya. Cowok itu mencibir pelan.
"Cih, katanya siswi terajin, Tapi berangkatnya gue duluan." Namun ternyata suaranya tidak cukup kecil untuk sebuah cibiran.

Lisa yang mendengar cibiran cowok itu pun mendelikan matanya.
"Cih, berangkat doang pagi tapi PR nggak pernah dikerjain di rumah." Jawabnya dengan suara yang lebih keras.

'Skakmat' tidak ada lagi yang bisa Dio lakukan saat Mellisa membalas mencibirnya bahkan dengan lebih pedas lagi.

Akhirnya mereka hanya terdiam pada kegiatan masing-masing tanpa memperdulikan satu sama lain hingga kelas ramai.

           
                               ¿ ¿ ¿ ¿ ¿ ¿

"WOI, SIAPA NEH YANG KEPANG-KEPANG PEL LANTAI!?" Indri, cewek itu baru saja akan melakukan kerja piketnya. Namun, betapa terkejutnya dia saat melihat alat pel lantai yang kainnya sudah terkepang-kepang bagai rambut penyanyi rege.

Si pelaku  hanya bisa mengulum bibir saat melihat Indri ngedumel tidak jelas dipojok kelas sambil memperbaiki alat pel lantai hasil kerandoman nya itu. Lisa yang memang mengetahui hal itu hanya memutar bola matanya malas dan kembali membaca novel nya.

Sekarang kelas sudah mulai ramai. Bukan hanya ada Adio, Mellisa dan Indri di situ, namun anak-anak lainnya pun sudah mulai berdatangan. Bahkan sekarang Adio sedang berkumpul dengan geng nya sambil memakan pisang goreng buatan ibunya Wahyu yang sebenarnya harus di berikan ke ibu kantin untuk di jual. namun, cowok itu mengambilnya sebagian untuk dimakan bersama teman-temannya. Dia bilang itu sebagai promosi agar mereka mau membeli pisang goreng buatan ibunya nanti di kantin.

Kadang cowok itu di buat minder oleh teman-temannya. Mereka semua terlihat sangat bahagia dengan keluarga mereka. Terutama Wahyu yang sering membantu ibunya berjualan. Dia tidak merasa malu sama sekali. Dia bahkan tidak segan bersorak-soray untuk menawarkan dagangan ibunya ke teman-temannya yang lain. Cowok itu bilang, itu semua demi ibunya. Jika dia pulang dengan membawa wadah kosong dan uang yang banyak, maka ibunya akan senang.

Sesederhana itukah kebahagiaan keluarga temannya itu? Tapi kenapa bahagia untuknya harus serumit yang Dio pikirkan sekarang.

"Yo!"
Adio terlonjak kaget saat ada sebuah tangan yang menepuk bahunya. Bersamaan dengan itu terdengar suara perempuan yang menyapanya.

"Apasih njir, bikin kaget aja lo"
Rutuknya pada gadis yang menepuk bahunya tadi.

"Kaget-kaget, emang gue setan ngagetin?" Jawab gadis itu tak terima.

"Lo kan mirip setan, rin." Celetuk Ari  di belakang Adio yang sedang memakan pisang goreng wahyu kemudian diikuti suara tawa anak-anak cowok itu termasuk Adio.

Dan itu membuat raut muka Karina sang sekretaris kelas mengeruh. Cewek itu mengambil penggaris di atas meja dan langsung melayangkannya pada cowok playboy itu.

"Makan tuh setan!" Cibir gadis itu kemudian berbalik menatap Adio. Cowok itu masih ikut tertawa atas kejahilan teman-teman nya.

"Ke ruang guru sana minta tugas!"

"Lah kok gue, paketu mana?" Tolak Dio terang-terangan.

Paketu adalah singkatan dari pak ketua yaitu ketua kelas mereka. Nama itu dicetuskan pertama kali oleh Ilham sang waketu atau wakil ketua kelas. Memang kreatif anak-anak  kelasnya ini. Mereka terlalu malas untuk memanggil ketua kelas karna menurut mereka itu terlalu panjang. Jadi, mereka mengikuti jejak ilham yg lebih gampang istilahnya.

"Dani lagi ke ruang BK,  lagi ngurusin Dito yang kemaren bolos. Kalian tuh pada nggak kasian apa sama ketua kita. Kalo kalian nakal tuh dia yang sibuk, ntar dia yang kena semprot pak Bowo." Ucap nya lebih terlihat mengomeli teman-teman kelasnya itu. Pasalnya,  jika anak-anak kelasnya ada yang membuat masalah maka Dani sang ketua kelas lah yang maju. Jika Dani tak bisa mengatasinya, maka dia yang kena semprot pak Bowo. Guru BK yang terkenal galak seantero sekolah.

"Lah, kan yang bolos si Dito. Kok kita yang di marahin." Angga cowok bongsor itu menyangkal omelan Karina si sekretaris kelas kemudian dengan pedenya mencomot kembali pisang goreng di atas meja.

"Udah elah, habis ntar. Buat promosi nih." Wahyu yang sedari tadi memperhatikan Angga langsung menarik plastik pisang goreng di hadapan Angga membuat anak-anak yang sedang menikmatinya membrengut kecewa. Pasalnya Angga sudah memakan pisang lebih dari tiga kali. Bisa rugi dia nanti kalau promosi pada Angga.

"Cie Karina, dah mulai respect sama paketu. Jangan-jangan, ntar AADP nih." Ari yang tadi kepalanya di getok penggaris malah sibuk menggoda Karina yang memang terlihat menyukai si paketu.

"Apaan tuh, AADP?" Mila, gadis Kpopers itu tak sengaja mendengar Ari yang menyebutkan kata aneh saat melewati meja cowok itu.

"Ada apa dengan paketu." Lalu tertawa terbahak-bahak diikuti suara tawa teman-temannya.

Karina yang mendengar itu berniat untuk melayangkan penggaris lagi pada cowok playboy itu. Namun, penggaris nya sudah ditarik terlebih dahulu oleh Angga. Membuat sekretaris kelas itu membrengut kesal.

"Ck, udah sana." Perintahnya kembali pada Adio. Cowok itu pun pasrah berjalan malas menuju pintu kemudian pergi ke ruang guru. Namun, beberapa saat kemudian dia kembali lagi membuat Karina yang tadi menyuruhnya mengerutkan keningnya bingung.

"Kita...pelajarannya siapa, ya?" Kalimat itu membuat Karina menepuk keningnya sedangkan teman-temannya tertawa terbahak-bahak.

            ¿  ¿  ¿  ¿  ¿  ¿  ¿

.
.
.
.
.

Adio sedang berdiri di depan rumah mewah di sebuah perumahan elit. Ya, itu adalah rumahnya. Tempat yang sangat berbanding terbalik dengan kelasnya di sekolah. Disini cowok itu bukanlah Adio yang teman-temannya kenal. Dia menjadi pendiam dan dingin dirumahnya sendiri.

Cowok itu menghela napas kemudian mulai berjalan pelan memasuki rumah mewah itu. Rumah dengan tiga lantai itu terkesan megah dengan arsitektur yang mengagumkan. Namun baginya tempat megah itu bagaikan neraka. Dia tak merasa bahagia disana, merasa terkekang dan tak bisa bergerak bebas.

Seorang wanita paruh baya dengan tergopoh-gopoh menghampiri Adio

"Anda ingin makan, tuan muda?" Tanya wanita itu menawarkan.

"Nggak, makasih." Jawabnya singkat.

Kemudian wanita itu pergi dan Adio langsung memasuki kamarnya.

                  ¿ ¿ ¿ ¿ ¿ ¿ ¿

Di Sebuah kamar megah dengan kasur King size dilengkapi peralatan mewah, kamar mandi dalam bahkan ruang game pribadi. Adio terbaring di kasur sambil memandangi langit-langit kamarnya.

Membayangkan betapa lelahnya menjadi dia. Setelah ini dia harus berangkat les jam empat sore. Kemudian pulang, makan malam, dan belajar lagi sampai larut malam. 

Sepertinya tak ada waktu santai untuknya. Dia harus mengisi waktunya hanya untuk belajar dan belajar. Semua itu tak lepas dari tuntutan mamanya yang mengharuskannya menjadi nomor satu disekolah. Tidak boleh ada celah apalagi kerusakan. Ini yang Dio tidak suka dari mamanya. Beliau terlalu ambisius untuk menjadi yang terbaik. Hingga cowok itu yang menjadi imbasnya. Tapi Dio tetap melakukannya bagaimanapun juga itu perintah mamanya. Tidak boleh di bantah. Lagi pula yang dilakukannya baik. Bukanlah hal-hal menyimpang yang merugikan.


                 ¿ ¿ ¿ ¿ ¿ ¿ ¿

Cuap-cuap Author:

Hai. This is my first story jadi maap ya kalau aneh. Maklum masih amatir hehehe.

Aku cuma minta karyaku ini di baca sampai tamat kok! Ok?

Makasih yang udah mampir:>

Continue Reading

You'll Also Like

12.7K 1K 13
Alam Randa Firmansyah sama Rama Aditya Mereka itu sahabatan gaesss, dari orok, rumah sampingan, jadi lebih enakan, Sampai sampai mereka dikira pacara...
2.3K 67 9
Katanya masa SMA masa yang paling menyenangkan.. Paling berwarna.. Yang akan paling dikangenin katanya, Katanya disana bisa ketemu sama sahabat sejat...
426 20 16
Seorang cowok remaja yang tampan dan populer belajar arti kesabaran, pengorbanan, dan keyakinan saat ia menyukai teman sekelasnya yang tidak terlalu...
Wattpad App - Unlock exclusive features