Mas Tua!!-36

7.5K 600 39
                                    

Hello para pembaca Mas Tua!!

Ramaikan ya....



Happy Reading

😘😘😘😘

Bagus saat ini sedang berdiri diam tanpa suara memperhatikan Onah memasak, senyum kecil tersungging dibibir sexynya. Bagus benar-benar menjadi orang yang paling beruntung ketika mendapatkan Markonah Juniwati atau yang biasa disapa Onah, paket lengkap. Mungkin detik ini Bagus sudah merasakan apa itu cinta. Selama 39 tahun kehidupannya Baru kali ini Bagus merasa jantung nya berdebar dan banyak tertawa juga tersenyum hanya karena satu orang gadis yang sebentar lagi akan menjadi wanita nya. Benar-benar gila adik kecilnya sudah bereaksi cuma karena memikirkan itu saja.

"Murah banget kamu dik." Ucap Bagus kepada adik kecilnya, saat ini sedang tegang.

"Sama doi aja bos, selebihnya mana ada. Saya mah gak murahan yang murahan mah bos. Masa saya di celup kemana aja."

"Heh? Kemana aja? Kamu pikir saya murahan. Kamu aja yang selalu cenat-cenut dan mau muntah terus jadi kan saya bingung karena kamu gak mau pakai tangan terus. Iya sudah saya cari." Kesal Bagus.

"Tetap bos yang salah."

"Kenapa mas?" Tanya Onah yang terus memperhatikan Bagus dengan pandangan aneh.

"Apanya?"

"Mas marah sama siapa? Kok kesel gitu."

Bagus yang mengerti pun hanya menyengir.

"Kamu udah selesai masaknya?" Tanya Bagus mengalihkan pembicaraan.

"Kenapa? Mas udah laper?"

Bagus mengangguk dan berjalan kemeja makan setelah itu duduk dengan rapi. Onah yang melihat Bagus sudah duduk tanpa menjawab pertanyaan nya langsung menyiapkan nasi beserta lauk pauknya. Bagus tersenyum atas perhatian kecil Onah demi apapun ia ingin langsung membawa Onah ke KUA saat ini. Melihat Onah yang menggunakan celemek membuat Bagus ingin menerkam nya saat ini juga. Tapi, sayang mereka belum sah harus menunggu beberapa minggu lagi untuk menjadi halal dan menjadi pahala dalam setiap melakukan hal apapun itu.

"Kamu sexy," Puji Bagus.

Onah menoleh dan menatap Bagus memastikan apa ia tidak salah mendengar nya.

"Apa Mas?" Tanya Onah memastikan.

Bagus menggeleng dan gelengan Bagus membuat Onah cemberut, baru di terbang sudah jatuh kembali. Melihat Onah cemberut Bagus mengangkat kedua tangan nya dan mencubit kedua pipi Onah.

"Gemesin banget sih, gitu aja ngambek." Ledek nya. Bagus berdiri dan mencondongkan badannya kearah telinga Onah. "Kamu sexy. She is my mine."

Bisikan Bagus membuat Onah merinding disekujur tubuh nya. Aroma sabun, sampo dan parfum nya membuat Onah melayang dan ingin pingsan jikalau Bagus tidak menepuk pipinya mungkin Onah memang benar-benar sudah pingsan.

"Terpesona ya." Goda Bagus sambil menatap mata Onah. "Makanya terima tawaran saya agar kita cepat menikah bahkan saya bisa kok lebih dari ini." Ucapnya dan langsung mengecup pipi kanan Onah setelah itu Bagus duduk kembali.

Mas Tua!! (SELESAI-Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang