29. You Gotta be Strong

12K 1.6K 175
                                                  

Hampir dua bulan Khiya mengambil cuti dari pekerjaannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hampir dua bulan Khiya mengambil cuti dari pekerjaannya. Selama itu pula, Khiya merasa tidak enak pada rekan kerjanya dan juga Kavin. Dia sudah izin terlalu lama. Karena itu, saat Kavin mengajaknya bertemu kedua orang tua Kavin, Khiya memutuskan untuk kembali masuk kerja.

Lagi pula, banyak hal yang harus dia selesaikan di Jakarta mengingat pernikahan mereka yang tinggal dua bulan lagi.

Kondisi Irma sudah jauh lebih stabil. Wanita itu tidak selemah sebelumnya. Nafsu makannya pun sudah meningkat. Dia sudah bisa beraktifitas normal. Irma bahkan sempat berniat untuk kembali berjualan. Namun, Khiya melarangnya karena ingin Irma istirahat total.

Irma sudah lebih sehat dan Khiya merasa lega mengetahuinya.

Meskipun begitu, Khiya awalnya ragu untuk meninggalkan Irma sendiri di Cirebon. Takut sesuatu terjadi seperti waktu itu di saat tidak ada orang bersamanya. Beruntung, sepupu Khiya yang selama ini tinggal di Majalengka, bersedia tinggal di rumah Irma. Dia baru saja lulus SMA dan bermaksud melanjutkan kuliah di Cirebon.

Tadinya, pemuda bernama Riki itu mau mencari indekos selama kuliah di Cirebon. Namun, begitu mengetahui kondisi Irma, ibunya yang merupakan adik Irma, meminta Riki untuk tinggal bersama Irma. Selain Riki tidak perlu repot mencari tempat tinggal baru, dia juga bisa menjaga Irma. Dan, syukurnya, Riki tidak merasa keberatan.

Setelah Riki akhirnya pindah ke rumahnya, barulah Khiya berani meninggalkan Irma. Meskipun begitu, Khiya berjanji akan mengunjungi ibunya itu setiap dua minggu sekali.

Minggu pertama kembali bekerja, Khiya langsung disibukkan oleh pekerjaan yang menggunung. Padahal, rekan kerjanya yang lain sudah membantunya untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan itu selama dia cuti. Namun, pekerjaan yang belum ditangani tetap banyak. Karena itu, Khiya cukup keteteran menyelesaikan semuanya. Sudah beberapa hari ini, dia bahkan lembur hingga pukul sepuluh malam.

Meskipun begitu, Khiya bahagia karena dia bisa kembali bekerja. Dua bulan menganggur rupanya membuat Khiya jenuh. Selain merawat Irma, Khiya hanya menghabiskan waktunya bermain ponsel atau pun menonton televisi. Khiya bahkan merasa otaknya sudah berdebu karena terlalu lama tidak digunakan.

Selain itu, Khiya pun merindukan rutinitasnya bersama Bayu, Winna, dan Chakra di setiap istirahat siang, yaitu makan siang dengan dihibur Bayu yang sibuk bergosip. Seperti yang dilakukan teman baiknya itu saat ini.

"Lo harus lihat muka ceweknya. Jelek, anjir! Kayak musang!" seru Bayu dengan menggebu-gebu seperti biasanya.

Dia sedang menceritakan mengenai skandal perselingkuhan salah satu manajer di kantor mereka dengan karyawan wanita yang bekerja di pabrik. Gosip ini memang sedang hangat dibicarakan belakangan ini. Dikarenakan wanita itu dengan berani membagikan fotonya bersama sang manajer di Facebook saat sedang berjalan-jalan ke luar kota. Alhasil, satu kantor pun geger.

"Gue baru tahu ada orang mirip musang," ucap Khiya sambil menahan tawanya.

"Seriusan, Ky!" Bayu berkata dengan penuh keyakinan. "Nanti deh gue kirim ke grup fotonya. Gue cari dulu di grup ghibah sebelah."

Been ThroughTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang