Prolog

81 20 28
                                    

Arga menarik kerah kemeja Gina. Sorot matanya sudah berkabut emosi. Sungguh, perempuan seperti apa Gina? Dengan mudahnya perempuan itu berkata bahwa dirinya tidak bisa diandalkan.

"Ulang kata-kata lo barusan!" teriak Arga sembari mengguncang tubuh mungil Gina dengan kedua tangannya. "Jawab! Lo punya mu–"

"Kamu itu, cowok kota yang kampungan! Nggak bisa diandalkan. Cupu!" sambar Gina. Kemudian, dengan sekali tepis, Gina berhasil menyingkirkan tangan Arga dan berlalu meninggalkan cowok penggila bersih itu.

Melihat Gina yang seolah tidak merasa bersalah dengan apa yang telah dilakukannya, membuat Arga meradang. Sepertinya perempuan itu harus diberi pelajaran supaya nyalinya menciut.
"Dasar cewek sinting! Liat aja pembalasan gue."

***

Selamat malam semua.
Selamat datang di cerita kolaborasi ayu dengan Kak FlamingoF2
Sudah kenal belum? Kalau belum cus langsung cek profilnya.

Jadi cerita ini sedang diikutsertakan dalam challenge yang diadakan oleh grup kepenulisan Logophilecom tercintaaa...

Semoga kalian suka ya, biar enggak penasaran dengan kisah Arga dan Gina jangan lupa add cerita ini ke library dan reading list kalian. Jangan lupa vote sama komennya juga ya. Supaya kita makin semangattt. Terima kasih ^ ^

Salam sayang,
YuNis

GINARGATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang