Mas Tua!!-10

8.4K 824 25
                                    

Assalamu'alaikum pembaca Mas Tua!!

Terimakasih sudah mampir dan menetap di lapak ini.

Selamat membaca......


😉😉😉😉

Saat Onah berjalan menuju rumahnya Onah melihat warga sekitar rumahnya berkumpul seperti semut sedang memperhatikan sesuatu dengan jiwa keinginan tahuan yang cukup tinggi atau yang sering disebut kepo Onah melangkah menuju tempat perkumpulan itu saat sudah sampai ditempatnya Onah terkejut melihat laki-laki yang tergeletak dengan darah dan luka-luka ditangan dan wajahnya.

"Kenapa gak di bawa kerumah sakit Pak?" Ucap Onah kepada bapak-bapak di depannya.

"Takut jadi pertanyaan neng."

"Lah emang orangnya meninggal?"

"Belum."

Karena merasa kasihan melihat laki-laki itu akhirnya Onah mendekati dan meminta tolong untuk warga yang berkumpul itu mengangkat laki-laki yang tergeletak itu kerumahnya karena dekat. Akhirnya dengan dibantu warga laki-laki itu dibawa masuk kerumah Onah serta motor dan barang-barang laki-laki yang menabrak pohon itu dibawa kerumah Onah.

Setelah dibaringkan di karpet dan beralaskan bantal untuk kepalanya, Onah membersihkan darah-darah itu menggunakan air hangat serta alkohol dan setelah itu memakaikan obat merah dan juga perban di bagian luka laki-laki itu. Untung nya Onah mempunyai kotak P3K jadi tidak perlu repot-repot dibawa kerumah sakit atau klinik karena dari rumah Onah sangat jauh.

"Sstt sakit." Gumam laki-laki itu.

Mendengar suara Onah melihat kearah laki-laki yang tengah berbaring itu ternyata sudah siuman.

"Kamu jangan banyak bergerak dulu,"

"Haus."

Onah bangun dari duduknya mengambil air putih didapur dan setelah itu membantu laki-laki itu duduk serta membiarkan laki-laki itu minum dengan dibantu Onah sebab tangan kanannya banyak luka lecet akibat gesekan aspal.

"Tolong hubungi nomor teratas kontak saya," Pinta laki-laki

Onah mengangguk dan mulai mencari kontak yang dimaksud tetapi kontak tersebut tidak aktif sampai beberapa kali dihubungi.

"Nomornya gak aktif."

"Iya udah gak apa-apa, tapi saya boleh numpang istirahat disini gak sampai nanti nomor itu menghubungi saya." Ucap laki-laki itu sambil meringis merasakan sakit.

"Iya silakan aja. Sekarang kamu istirahat aja nanti kalau nomor itu menghubungi kamu nanti saya beritahu,"

Laki-laki itu tersenyum kepada Onah, ia bersyukur masih ada orang baik padahal tadi sebelum tidak sadarkan diri laki-laki itu melihat banyak orang yang melihat tapi tidak berani mendekat. Laki-laki itu berharap semoga orang yang dihubungi cepat menghubunginya, padahal jika dihubungi cepat sekali di jawab tapi sekarang kemana orang itu? Memikirkan itu membuat kepala laki-laki itu berdenyut sakit.

Jam menunjukkan pukul 22.00 atau jam 10 malam. Onah masih menunggu laki-laki itu, masih belum ada telepon sampai pukul 22.15 Onah dikagetkan dengan deringan ponsel laki-laki itu.

PapBoy👨 is video call...

Onah menjawab video call tersebut dan karena terkejut dengan orang yang video call tersebut akhirnya Onah menjatuhkan ponsel laki-laki itu.

"Kenapa?" Ucap laki-laki itu.

"I-itu nomor yang tadi video call."

Laki-laki itu mengambil ponselnya dan melihat seorang laki-laki tua dilayar.

"Papi tolong Dito. Dito kecelakaan nanti Dito searloc."

Iya laki-laki itu Dito anak dari Bagus si Mas Tua. Setelah mengirim alamat kini Dito menunggu Papinya datang untuk menjemput karena saat ini seluruh tubuhnya sakit dan nyeri jadi tidak bisa mengendari motornya sedangkan saat ini Dito tidak tahu keadaan si Yeri- motor sport kesayangannya itu. Pukul 11.10 kini Dito mendengar suara mobil didepan rumah Onah, karena pintu memang dibiarkan terbuka akhirnya Bagus menyelonong masuk.

"Kamu gak apa-apa nak?" Ucapnya khawatir sambil memeriksa keadaan anaknya.

"Luka-luka aja Pi, lagi pula udah diobati mungkin dia hari juga udah sehat."

"Kamu kok bisa kayak gini memangnya lagi fikirin apa?"

"Nggak ada kok Pi. Tadi itu Dito mau kerumah teman dan Dito gak liat ada ayam terbang akhirnya Dito kaget ya udah deh kecelakaan nabrak pohon." Jelasnya.

Tanpa anak dan Papi itu sadari Onah yang duduk tidak jauh dari Dito merasa tidak terlihat karena mas ganteng nya tidak melirik kearahnya sama sekali. Tapi disisi lain Onah tahu bahwa benar tidak semua orang selalu buruk ternyata mas ganteng nya bersikap manis dan lembut kepada anaknya. Anak?

"APA?" Teriak Onah membuat anak dan Papi itu menoleh kepadanya.

Baik Dito maupun Bagus sang Papi sama-sama terkejut atas teriakan Onah apa lagi Bagus yang baru tersadar kalau sekarang ia sedang berada dirumah ini untuk yang kedua kalinya.

"Benar-benar pembawa sial. Gak saya dan gak anak saya jika dekat dan bertemu kamu selalu terjadi hal buruk. Harusnya kamu itu diruqyah agar gak menyebarkan hal-hal buruk." Ketus Bagus.

Sedangkan Onah saat ini diam mematung. Memang ditubuhnya ada jin nya?




TBC.

Publish, 10 November 2020

Wawww tanggal 10... 👏👏👏 selamat hari pahlawan nasional semoga mereka para pahlawan kita ditempatkan dan didamaikan disana dalam kebahagiaan.. Semoga mereka tidak menangis melihat dunia kita yang seperti ini.... Sekali lagi selamat hari pahlawan nasional terimakasih atas jasa kalian tanpa kalian kita tidak akan merasakan hidup seperti sekarang ❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Salam sayang💕

Nur Apni (istri halnya Do kyungsoo)

Mas Tua!! (SELESAI-Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang