29. Kejutan Pernikahan

33 3 0
                                    

"Kejutan ini membuatku merasa bahagia akan rencanamu wahai Allah. Mengapa manusia yang tak sempurna seperti saya engkau kirimkan lelaki nyaris sempurna seperti dia?"

-Takdir Cinta Nadia

🕊️🕊️🕊️

"Mas!"

Teriakan Nadia mengagetkan Zaki yang tengah berada di ruang tamu. Zaki berlari menemui istrinya yang tengah memasak di dapur.

Saat ini mereka sudah pindah rumah ke rumah baru milik Zaki. Mereka tinggal berdua, Zaki sudah ingin mencari asisten rumah tangga, namun Nadia menolak.

"Kenapa si sayang?" tanya Zaki saat melihat Nadia dengan wajah yang ketakutan.

Nadia berhambur memeluk Zaki dan terisak di dada bidang milik Zaki. "Hey kenapa nangis," Zaki merasa bingung karena tiba-tiba Nadia menangis.

"Hiks... itu Mas, ada cicak yang masuk ke dalam kompor hiks... padahal aku mau masak buat kamu," Nadia memeluk Zaki dan merasa bersalah, karena Nadia tidak becus mengurus rumah tangga.

Zaki menghela napas lega, Zaki kira Nadia kenapa-kenapa dan terluka. "Udah nggak papa sayang, kirain ada apa gitu,"

Nadia menggeleng dan tetap memeluk Zaki. "Kamu pasti udah laper kan Mas, masakannya jadi nggak bisa di masak karena cicak itu,"

Zaki mengangkat wajah Nadia dan menggeleng, "Kita bisa pesen lewat grab sayang. Udah ah jangan nangis,"

Nadia menunduk ia merasa dirinya tidak bisa menyenangkan Zaki. "Maaf Mas," Nadia kembali menangis dengan wajah yang tertunduk.

Zaki mengangkat badan Nadia menuju ruang tamu. "Aaa Mas!" Nadia meronta-ronta agar di turunkan.

Zaki mendudukkan Nadia di kursi laku Zaki duduk di sebelahnya. "Udah nggak usah nangisin hal yang nggak penting," Zaki mengacak-acak rambut Nadia yang dibiarkan tergerai.

Rambut Nadia panjang, hitam, dan lebat. Karena mereka hanya berdua di rumah, jadi Nadia tidak menutup rambutnya.

Nadia memanyunkan bibirnya, kesal karena suaminya ini sering kali membuat rambutnya berantakan.

CUP!

Zaki mengecup bibir Nadia sekilas lalu dirinya mengambil remote dan menyalakan televisi.

Nadia terdiam karena merasa tak percaya. Zaki memang sering kali menciumnya secara tiba-tiba. "Ih Mas!" Nadia memukul dada Zaki yang sibuk melihat televisi.

Zaki tertawa, "Kenapa sih, mau lebih hem?" tanya Zaki jai.

Nadia melotot dan menjambak rambut Zaki. Zaki tertidur di paha Nadia. Dan memainkan rambut Nadia.

Suara perut Nadia terdengar, Nadia melotot dan tertawa. Ternyata dirinya lapar. Zaki yang mendengarnya juga tertawa.

"Laper ya istri cantiku ini," Zaki bangun dan mencubit pipi Nadia.

"Iya laper, pengen beli seafood Mas," ujar Nadia manja.

Zaki mengangguk, "Yaudah yu pergi keluar. Siap-siap gih,

Nadia mengecup pipi Zaki dan berlari ke atas untuk bersiap-siap. Zaki yang melihat tingkah laku istrinya itu tertawa.

🕊️🕊️🕊️

Pelukan hangat yang Zaki rasakan membuatnya senang. Kali ini Zaki membawa Nadia untuk mencari makan. Dengan sepeda motor vespa metic miliknya dan juga keinginan Nadia yang menginginkan naik sepeda motor.

Takdir Cinta Nadia [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang