Mas Tua!!-3

12.6K 1K 7
                                    

"Tidak ada usaha dan doa yang berakhir sia-sia. Semua hanya butuh waktu"

-Mas Tua!!-

_Nur Apni_

🐒🐒🐒

Setelah menaruh sapu dan pengeruk sampahnya ketempat semula kini Onah dan Neneng sedang nikmat pisang goreng dan es tea jus, ini adalah makanan dan minuman ternikmat bagi kedua cebong tersebut, selagi harganya terjangkau makanan dan minuman ini tidak menimbulkan racun, pisang goreng seharga seribu dan es tea jus seribu dengan harga seribuan dapat membuat kenyang dan menghilangkan haus. Gurauan serta hinaan terlontar dari bibir mereka ibarat nya seperti SpongeBob dan Patrick Star.

"Eh Onah gue ada berita nih lumayan pas kasih tau lo pahala gue nambah se-ons," Wajah Neneng berubah serius.

"Apa?" Tanya Onah menaikan alisnya.

"Kan gue kan kuliah nih. Jadi di kantin tempat biasa gue ngabisin bekal gue terus gue cuma numpang duduk doang nah ditempat jualan bakso lagi ada loker."

"Wah serius lo?" Onah sumringah mendengar kabar itu

Neneng mengangguk. "Iya lumayan nanti lo naik derajat gak nyuciin dalaman orang terus."

"Mau gue mau. Kapan nih gue bisa kesana?" Serunya

"Besok gue tanya dulu kapan lo bisa kerja nya."

"Makasih terbaik deh." Ucap Onah sambil memeluk Neneng erat. Padahal tubuh Neneng bau banget ketek. Wkwkwk


****

Setelah dapat kabar baru dari Neneng hari ini Onah sudah tampil dengan balutan celana jeans hitam pudar dan seragam atasan putih pas ia masih SMP yang sampai sekarang masih layak dipakai walau sudah agak menguning. Kemarin ia disuruh Neneng ke Universitas tempat sahabat nya itu kuliah dengan naik ojek offline Onah sampai di tempat sahabat nya menimba ilmu.

Saat sedang mencari sahabat nya dan sudah bertanya kepada security didepan Onah diarahkan kekanan untuk menuju kantin.

"ONAH..." Teriak suara toa yang mampu membuat dakjal keluar dari tempat bertapanya. Siapa lagi kalau bukan Neneng.

"Huftt Onah lo mau kemana?" Ucapnya sambil mengatur nafas

"Mau cari lo Neng, terus gue nanya kantin dimana terus security bilang kekanan yaudah gue kekanan."

"Idih sok tau banget lo. Kantin tuh disini banyak bukan nya cara satu Onah. Lo salah yang benar tuh ke kiri yang lagi ada loker mah."

Onah mengaruk kepalanya yang benar-benar gatal.

Saat sedang berjalan menuju kantin Neneng dan Onah bercanda di sepanjang jalan kenangan. Kenangan apa?

Dugg!

Onah menabrak benda keras tapi agak empuk? Apa itu? 

Pas mendongak ke atas Onah terpukau seperti bertemu pangeran campuran India-Arab, aduh brewoknya gak tahan mau gesek-gesek jadinya. Batinnya.

Cess!
Cess!
Cess!

"JOROK." Teriak suara berat sambil mendorong kepala Onah. "Kamu tuh orang bukan sih. Gak punya sopan santun banget. Kenapa selalu bikin saya ilfeel kalau ketemu kam. Gak ada akhlak." Sarkasnya.

Mereka bertiga bukan tepatnya mereka berdua menjadi pusat perhatian mahasiswa, dosen serta makhluk hidup yang berada disana menyaksikan kemarahan sang dosen yang terkenal sebagai kembaran dakjal karena menyeramkan dan tidak punya hati dengan seekor kucing liar. Mereka yang melihat itu meringis ngeri.

"Kenapa?" Tanya nya polos.

"Wah benar-benar, kamu itu sok polos apa memang bodoh. Lulusan apa sih kamu sampai gak ngerti bahasa saya?"

"SMP. Emang nya kenapa?"

"Cih. Gak guna ngomong sama lap dapur sepertimu." Ucapnya sadis meninggalkan Onah yang masih tidak mengerti kesalahan nya dan kata-kata itu terlalu menyakitkan. Kenapa orang terpelajar seperti mereka malah berbicara merendahkan orang lain? Pendidikan tinggi tidak menjamin berbicara sopan.

"Lo gak apa-apa Markonah?"

"Gak kok. Gue salah apa ya Neng?"

Neneng berdecak pelan. " Lo tuh ngiler di baju nya dosen tadi. Mikir apa sih lo sampai ngeces gitu?"

"Lo tau gak Neng?" Tanyanya dengan serius

"Apa?"

"MAS GANTENG....." Teriak Onah melompat-lompat tidak peduli tatapan makhluk hidup disana.

Neneng menepuk dahinya. Gila. Ini benar-benar gila. Di marahin dan dihina gitu malah senang Neneng tidak tahu lagi otak teman nya terbuat dari apa? Apa dari Aci ya?




TBC.

Publish, 1 November 2020

Apa kabar kalian?

Terimakasih sudah membaca.

Baca yuk sambil nunggu Mas ganteng dan Onah update

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Baca yuk sambil nunggu Mas ganteng dan Onah update.


Salam sayang

Nur apni

Mas Tua!! (SELESAI-Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang