chapter 3

1.3K 167 92
                                    

-Rain at night-

-Rain at night-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.





Kini dapur dengan nuansa abu-abu dan biru juga beberapa peralatan dapur mewah lengkap dengan lampu hias yang mengantung elegan seketika menjadi hening, ketika presensi seseorang yang datang tiba-tiba tanpa permisi. salah kan Taehyung yang lupa mengunci pintu ketika pulang joging.

Kedatangan seseorang tersebut membuat Airin merasa bingung menatap sepenuh nya pada torso yang terbalut t-shir tipis berwarana hitam senada dengan celana dan luaran jas putih, lengkap dengan tas hitam persegi 4 yang ada di genggaman nya mengantung di udara

"Apa kau yang memanggil dokter ke sini Kim?" Tanya Airin berbisik sembari mengamati name tag yang tertera di jas putih yang melekat Dr.Kim Seokjin.

"Apa dia calon ibu baru nya Jungki?"

Tak ada jawaban semua kembali hening, Airin melirik Taehyung seolah tengah bertelepati, Taehyung melirik sejenak ke arah Airin mengamati raut wajah cantik yang sedikit menaikan ke dua alis nya berkali-kali menunjuk ke arah Seokjin melalu bola mata nya yang ia toleh kan ke samping

"Dia baby sitter baru Jungki, hyung!" Ujar Taehyung pada akhir nya

Sementara laki-laki bertubuh tinggi itu hanya mengangguk dengan sedikit mengerling kan mata nya."aku yakin pangkat nya sebentar lagi akan naik-menjadi ibu tiri Jungki."

Airin menarik sudut bibir nya membentuk senyuman canggung, tak tau harus berbuat apa dengan kedua laki-laki Kim ini, Airin memilih mengoles selai pada roti yang ada di tangan nya sedikit beranjak menjauhi Taehyung.

"Di mana ponakan ku?, Ungki paman datang membawa coklat karamel. "laki-laki itu melangkah kan kaki jenjang nya menaiki anak tangga meninggal kan dua pribadi yang masi dalam kebingungan. Beruntung Jungki sudah Taehyung pindahkan ke kamarnya tadi malam ketika bocah itu tidur.

"Jangan dengar kan dia, dia hyung ku"

Taehyung melirik ke arah Airin yang tampak kebingungan, jelas saja yang Airin tau selama ini Taehyung tidak memiliki saudara kandung, entah ia yang tidak mencari tau atau Taehyung yang tidak memberi tau nya sedari dulu.

Sudah hampir 15 menit lama nya Airin mondar mandi di depan kamar Taehyung menggigit kuku-kuku jari nya sambil melirik pada pintu yang terkatup rapat dengan tulisan yang tertera di depan pintu tersebut

Kim's room

Kaki mulus tanpa alasan itu seolah terasa berat untuk melangkah masuk mengingat ada Kim lain di dalam sana, bukan karena takut hanya saja Airin merasa tidak sopan jika harus mengganggu ponakan dan paman nya.

Airin sedikit tersentak kala jemari lentik nya yang tadi hendak membuka pintu pun kini sudah terbuka lebih dulu oleh Seokjin yang sudah berdiri dengan Jungki yang berada di gendongan nya.

Hiraeth | Kth  ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang