Best Hyung | YJ

99 26 15
                                              

F͎o͎l͎l͎o͎w͎ d͎u͎l͎u͎ b͎o͎l͎e͎h͎ l͎a͎h͎ (:
Di polbek ko tenang aja

Yeonjun menarik selimut untuk menutupi tubuh jenjang Soobin yang akan tidur. "Tidur yang nyenyak" ucap Yeonjun sembari tangannya merapihkan poni Soobin.

Ada kalanya Yeonjun bersikap seperti anak anak, melebihi HueningKai. Dan ada kalanya juga Yeonjun bersikap layaknya hyung tertua. Dia akan sangat perhatian, cerewet dan melarang apapun yang kiranya berbahaya dimatanya.

"Hyung..." Panggil Soobin, Yeonjun kembali menghadapkan dirinya dan melihat Soobin. "Ya?" Jawabnya.

"Kau dan Taehyun.. besok.."

"Taehyun dan Aku akan mengantarmu, menemanimu, dan membawamu pulang lagi dengan selamat besok. Jangan terlalu dipikirkan, jangan lelah, jaga kesehatan. Jangan khawatir tentang apapun. Kau harus kembali pulih. Janji?"

Yeonjun mengulurkan jari kelingkingnya yang langsung ditautkan dengan jari milik Soobin.

"Janji Eomma-nim" Kata Soobin dengan senyum jahilnya.

"Mwo? Ya!--"

"Jaljja Eomma-nim, kkkk" Potong Soobin dan dengan segera menarik selimutnya sampai atas kepala. Yeonjun yang menyaksilannya dibuat geli dengan tingkah sang Leader.

Yeonjun tau, Soobin melakukanya karena mencoba menghilangkan rasa khawatir dalam dirinya dan Yeonjun. Dia ingin menghangatkan suasana saja. Tapi tetap, dimata Yeonjun, Soobin buruk dalam hal aegyo. Soobin imut saat dia diam.

Tubuh Yeonjun berdiri kemudian melangkahkan kakinya menuju pintu keluar. "Saranghae" ucapnya sambil mematikan lampu dan menutup pintu.

Soobin membalasnya dengan suara yang lirih "Mianhae, kau menyayangiku tapi aku membeci diriku".

Kaki Yeonjun melangkah menuju dapur. Bukan, bukan karena dia lapar. Tapi Yeonjun mendengar balasan Soobin tadi. Sebenci itukah dia pada dirinya sendiri?.

Yeonjun mengusak rambutnya frustasi, tidak bisa dia bayangkan jika Yeonjun berada diposisi Soobin. Memang jika didepan layar Soobin terliht biasa saja, senyumnya lebar dan manis. Tapi tidak ada yang tahu bagaimana Soobin saat dibelakang layar dan di dorm kecuali anggota lain. Atau tidak, bahkan anggota lain pun tidak tau sepenuhnya seperti apa kehidupam Soobin.

Tidak ada yang tahu apa saja beban pikiran Soobin akhir akhir ini. Mungkin saja dia terlalu berat memikirkannya, selalu khawatir akan hal buruk apa yang akan terjadi.

Seperti, bagaimana tentang sakitnya?, kapan penguntit itu berhenti menerornya?, kapan dia punya keberanian untuk berkeluh kesah pada ibunya?, apa dia bisa memimpin anggotanya dengan baik lagi?. Semua pikiran itu bisa saja tertanam di otak Soobin.

Satu yang Yeonjun takutkan. 'Bagaimana jika Soobin sampai depresi dan memgakhiri hidupnya'  memang terdengar berlebihan, tapi siapa yang tau?. Yeonjun akan berusaha sekuat mungkin untuk melindungi dan menjaga semua adiknya terutama Soobin.

"Aaaahh"Yeonjun sedikit membenturkan kepalanya pada meja yang menimbulkan sedikit suara kecil.

"Hufh" Dia membuang nafas, kepalanya masih dia letakan di atas meja. "Yeonjun lelah". Matanya perlahan tertutup dengan posisi yang sama, dia mengantuk tapi kakinya malas untuk jalan ke kamarnya, berakhir dia tertidur di meja dapur.

The Hidden | 수빈 | --[REST]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang