TR-1

118 60 43
                                    

10 tahun kemudian.

" Angel berangkat."

"Rain, maksud mamah Angel gak mau sarapan dulu nak?"

Angel menghiraukan perkataan ibunya. Dia berangkat ke sekolah menaiki mobil Audi  r8 berwarna putihnya. Angel hanya tinggal dengan ibu nya beserta ART dan satpam-satpam di rumah-nya. Ayah nya menetap di London hampir 4 tahun lamanya dia hanya pulang setahun sekali dan itu membuat Angel membencinya.

20 menit berlalu mobil yang di naikinya telah sampai di  sekolahnya yang bernama SMA KHAYANGAN.

Ketika di depan kelas ada seseorang yang memanggilnya.

"RAIN!!"

"JANGAN PANGGIL GUE DENGAN NAMA ITU SIALAN!!"

"Hehe maaf ya ngel,"ucap seorang laki-laki yang tadi memanggil angel.

"Lo tuh kenapa sih,nyamperin gue mulu"

"Ya kan gue rindu ama lo ngel,"dia mengeluarkan pupy eyes nya.

"Jijik tau gak"

Angel memasuki kelas nya tanpa menghiraukan anak laki-laki tadi. Angel mendaratkan bokong nya di tempat duduk nya, tempat duduk angel berada sebelah kiri paling belakang dari kelas nya.

"Ngel,"

Angel melihat siapa yang memanggilnya,dia mengangakat sebelah alisnya.

"Siapa lo,"

"Emm.. gue Indah, gw mau jadi temen lo,"

"Gue gak butuh temen, pergi!"

Indah menundukkan kepalanya cairan bening keluar dari matanya menandakan iya menangis.

"Yaudah iya, duduk"

"Beneran" mata indah berbinar dia langsung duduk disebelah angel.

"Hm"

Sebenarnya Angel bingung, Indah siapa?dia baru melihat nya.

"Lo anak baru?"
Ini kali pertamanya dia berbicara kepada orang yang baru di kenalnya.

"Iya gue pindahan dari SMA sebelah"

"Oh" Angel menenggelamkan kepalanya di kedua tangan yang dilipat di atas meja.

"Heem, lo Raina Angelia kan?"

"Lo tau kan?"

Indah mengangguk.

"Kenapa nanya?" Angel mulai geram Indah banyak sekali bicara

"Mau mastiin aja,hehe...,"

                                              -///-

Sky berjalan ke kelasnya dengan gaya cool nya, jas yang di gulung se-siku,dan rambut yang di kibas  kan ke belakang. Dan  satu tangan yang di masukan ke kantong celana.

"Lo kenapa?"

Sky bingung ketika Sampai kelas dia melihat temannya dengan wajah di tekuk,sungguh tidak enak dilihat.

"Gue bingung,"

Sky menyeritkan alisnya.

"Kenapa?"

Adit mendengkus.

"Huh, Napa sih si Angel susah banget dideketin nya"

Sky tak habis fikir kenapa seorang Adit sangat tergila-gila dengan gadis bernama Angel itu?, dia jadi penasaran siapa Angel itu,dia cuman tau nama saja karena Adit suka menceritakannya,dia malas untuk mencari tau lebih.

"Dit perempuan tuh banyak,kenapa Lo ngejar-ngejar si Angel-angel itu terus sih?"

Adit kembali mendengkus.

"Gue tuh suka sama dia udah tiga tahun ky, gw penasaran sama dia, dia itu menarik, cantik, dan hidupnya penuh teka-teki,"ucapan Adit membuat dia kembali berimajinasi dengan dunianya dan angel.

"Teka-teki?"

Sudah cukup dia penasaran dengan si Angel itu, dia akan mencari tau tentang itu semua.

"Iya, lo tau gak ia tuh benci banget di panggil Rain  padahal dia tuh waktu kecil suka banget di panggil Rain", Adit kembali berpikir.

"Serah lo deh, gue mau ke toilet bentar"

"Ih lo mah gak seru"
Adit cemberut,kadang Sky bingung Adit ini jenis manusia macam apa,orang nya baperan dan mudah ngambek kaya cewek yang lagi PMS.

Cerita Adit membuat sky pusing dirinya ingin membasuh muka saja dari pada memikirkan Angel-angel itu.

Brukk.

"Aww.."

"Eh sorry-sorry gue gak liat,"

Sky kaget saat dia menabrak seorang perempuan dengan rambut sepundak berwajah manis,rasanya jantung nya berdetak 2 kali lebih kencang

Deg..deg..deg..

"Hm"

Perempuan tadi meninggalkan sky yang masih mematung.sky memegang dadanya, "gue kenapa ya?".

Di perjalanan menuju kelasnya iya masih memikirkan kejadian di depan toilet tadi apa ini yang di namakan, jatuh cinta pada pandangan pertama?. Terdengar lucu memang tapi Sky tidak percaya itu, dia merasa pasti itu hanya kebetulan.

Kelas di mulai tapi dia tidak mendengarkan apa yang di jelaskan oleh Bu yani, guru matematika yang terkenal killer itu.

"SKY ANGGARA!"

Sky kaget ada yang memanggil,ralat meneriaki namanya.

"KAMU DENGAR TIDAK?!"

"Deng..dengar bu," dengan nada takut-takut, iya menundukkan kepalanya.

"KALAU BEGITU KENAPA MELAMUN!,KELUAR!!"

Semua di kelas kaget pasalnya seorang Sky adalah murid paling rajin dan tidak pernah dihukum oleh guru, tapi sekarang? lihatlah hanya karena perempuan yang di tabrak nya tadi, pikiran nya sudah  melayang entah kemana.




Gimana?
Kritik dan saran nya
Voment jangan lupa
See you( ◜‿◝ )♡

THE RAIN(Hiatus)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang