17 | Hi Ex

150 16 0
                                    

Hi!

Hehe dah hampir setaun baru lanjutin part

Btw HAI NEW READERS kuu!! Tidak menyangka cerita asal"an ini lumayan juga yang baca

enjoy!

Ah, waktu berjalan dengan sangat cepat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ah, waktu berjalan dengan sangat cepat. Sudah dua bulan Hyojin tinggal di gedung Bighit dan sudah dua bulan juga dirinya menjadi kekasih dari manusia menyebalkan yang tidak mau mengalah ini.

"Hei kau! Jangan lupa persiapkan mentalmu untuk malam nanti."

Hyojin yang masih sibuk berebut ponsel dengan kekasihnya itu seketika menoleh ke sumber suara, "eung? Wae?"

Jimin hanya menaikkan bahunya dan tersenyum jahil, "persiapkan saja."

Hyojin menyipitkan matanya ke arah Jimin, tersenyum aneh dan bersiap untuk mengeluarkan jurus andalannya.

"Oppaa!"

"Kau yakin tidak mau memberita- YAAK!" Teriaknya saat sebuah lengan melingkar di lehernya dan menariknya hingga kepalanya membentur sebidang dada yang sedikit terbuka akibat sang pemilik tidak mengancingnya.

"Kau pergi saja Jim. Biar aku sendiri yang akan memberitahu siput jelek ini." Ucap Taehyung dengan menggerakkan satu tangannya untuk mengusir Jimin.

" Ucap Taehyung dengan menggerakkan satu tangannya untuk mengusir Jimin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mereka tengah berada di rooftop. Tadinya hanya ada Hyojin dan Taehyung disana. Tapi entah bagaimana Jimin tiba-tiba bergabung, 'ingin mencari udara segar' katanya.

Punggung Jimin sudah menghilang dari pandangan mereka, Hyojin yang masih tersandar di dada Taehyung kini menyingkirkan lengan yang melingkar di lehernya. "Jadi, kau ingin memberitahu apa?"

Taehyung berdehem tipis dan sedikit menunduk untuk menatap wajah gadisnya, "dengarkan aku, nanti malam kita akan berada di acara award." Ucapnya halus dengan memainkan poni tipis milik sang kekasih.

"Aku tahu", Hyojin mengangguk paham.

"Dan kau akan tampil di depan puluhan ribu orang, untuk pertama kalinya." Tangannya kini turun mengusap halus pipi yang akhir-akhir ini sering memerah karena ulahnya.

BACKDANCER || KTHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang