Bab 1. Temu

35 2 2
                                                  

SELAMAT
MEMBACA📖

_________________________________________

"Tak ada kata telat untuk mengenal seseorang maka bertemanlah dengan seseorang yang baik serta pengertian."

-Intan E.




Pada tahun 2003, Di jalan setapak rumah susun ada gadis kecil berusia lima tahun sedang bermain sendirian di tengah jalanan, gadis itu bernama Anya Clraine dewi.

Ia selalu bermain sendiri karena disekitar rusun tidak ada teman yang sebayanya, sedangkan dia belum masuk Sekolah dasar, saat teman-temannya ke sekolah ia bermain sendirian.

Saat lelah Anya selalu ke rumah makan ayahnya dan selalu bermain dengan sang ayah.

Saat itu genap usia meninggal sang ibu, lalu ia meminta dibuatkan makanan kesukaannya yaitu Cake lava coklat, agar Anya tak sedih ia selalu memakan makanan manis dan sang ayah juga sangat memahami itu.

Harta yang ia punya hanya sang gadis kecil ini, sang ayah sangat lemah lembut mendidik Anya dan tak terlalu memaksa apa maunya Anya.

Pada pagi jam 10:00 Wib datang mobil bak pengangkut barang melewati Anya yang sedang bermain taplak meja didepan rumah makan sang ayah.

Saat itu mobilnya berhenti sejenak dan Anya melihat ada satu keluarga di dalam mobil itu, salah satunya melihat ada anak laki-laki yang sebaya dengannya. Bola matanya membesar seakan-akan sigadis sangat menyambut kedatangannya. Tapi respon sang anak laki-laki itu ketus dan tak suka.

❤❤❤

Sesampai keluarga baru itu berkemas dan memindahkan barang di rusun, bersebelahan dengan rusun Anya anak itu pun bermain keluar rumah. Diluar pagar terlihat Anya sudah berada di pagar rusun dan dia mengajak berkenalan, dengan ramahnya Anya menjulurkan tangannya dan memberi tahu siapa nama dirinya.

Sedangkan si anak laki-laki itu diam dan tak menghiraukan si gadis kecil ini.

Anya terus mengikuti kemana si anak laki-laki itu pergi sehingga membuat si anak laki-laki itu jengkel dan memarahinya.

"Ngapain sih ikutin aku?" ucap nya
"Aku mau kenalan" ucap Anya
"Issshhh nama aku Riko" ucapnya kesal dan pergi meninggalkan Anya dan Anya hanya diam berdiri di tengah lapangan.

-Di rumah

Anya dan ayahnya selalu melakukan hari-harinya dengan suka cita, bagi sang ayah melihat Anya selalu tertawa membuat dirinya bahagia, bahkan ada hal kecil apapun Anya akan selalu tertawa karena dia menyukai hal yang menggelitik.

Dirumah hanya ada Anya dan ayah, ayahnya juga berperan sebagai ibu. membesarkan Anya memanglah tak mudah tapi ayahnya Anya akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak gadis kecilnya.

Di meja makan kecil Anya dan ayah bermakan bersama, Anya teringat dengan tetangga baru yang ditemuinya tadi siang. Dia berencana untuk memberikan sebagian makanan yang dia makan untuk diberikan kepada tetangga baru, ayahpun menyetujui hal itu.

"Tok' tok'" ketok Anya
"Ckleeeekk" suara pintu terbuka

Dengan mimik muka ketus Riko menyambut Anya, Anya memberikan rantang dihadapan Riko, Riko tidak meresponnya. Kemudian datang ibunya Riko dari dalam rumah, mengajak Riko masuk ke dalam rumah dan tak menghiraukan pemberian Anya.

Anya hanya tertunduk sembari berjalan lalu pulang kerumah dengan keadaan haru.

Sesampai dirumah sang ayah bertanya

"Ada apa nak?" ucap ayah
"Nii,, " Anya meletakkan rantang ke meja makan
"Yaa kita coba besok, mungkin hari ini mereka sudah kenyang!" ucap ayah menjelaskan
"Iya ayah" ucap Anya

Kebesokan harinya

Matahari terang melintasi jendela kamar rumah susun Anya,

"Anya kenapa tidak membangunkan aku, walaupun aku belum sekolah aku harus bangun pagi kan" gumam Anya kesal

Anya sudah melihat sarapan di meja makan lalu memakannya kemudian ia kekamar mandi lalu bermain keluar seperti biasanya.

Sesampainya di rumah makan Anya mendengar sang ayah ingin menikah lagi, dengan tegas Anya menolaknya.
Ibu ibu yang makan dirumah makan sang ayah memberinya pengertian agar Anya mau menerima calon ibu barunya, tetapi tetap Anya menolak.

Ayah mendatangi Anya,
"Anya, kenalkan ini tante Ika" ucap sang ayah
"Dan ini Rizky anak dari tante Ika" lanjutnya

Anya pun hanya diam dan bergumam kesal

"Sepertinya anak ini seumuran" ucap ayah kepada tante Ika
"Iya Rizky tahun ini berusia enam tahun hehe" ucap tante Ika
"Anya tahun ini umur lima tahun" lanjut ayah

Ayah dan ibunya Rizky asik berbincang, Anya pun pergi bermain serta diikuti oleh si Rizky.

Didekat Anya kebetulan ada selang dan keran lalu Anya menyalakan keran itu, mengarahkan kearah Rizky.

Karena kesal Anya menjulurkan selang air ke arah Rizky, ia tak terima jika ayahnya akan menikah lagi.

Rizky hanya diam melihat tingkah Anya yang jengkel.

-Terimakasih sudah membaca🙏-

Go AheadTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang