24. Problem Seed

155 17 6
                                    

"I-ini T-taeyong ENCT?! Irene Revee?!"

Taeyong tersenyum miring dan membuka topinya, "Ya, ini aku."

Gadis berponi itu tampak ketar-ketir, tak jarang ia meneguk saliva kasar, dan berkali-kali membenarkan rambutnya.

Taeyong mulai angkat bicara, ia ingin masalah ini segera selesai. Dengan matanya yang tajam, laki-laki itu menatap menusuk ke arah perempuan yang duduk dengan kaki bersilang tanda gugup. "Jadi, jelaskan padaku apa maksudmu menyebarkan berita seperti itu?"

"A-apa kau akan memenjarakanku?" lirih wanita itu gemetaran, sudah bersiap-siap ingin melarikan diri.

"Harusnya iya, tapi aku akan sangat menghargai jika kau ingin mengatakan hal sejujurnya." Taeyong menyalakan rokoknya sambil menatap ke arah—sasaeng Mark.

Namanya Song Hyera, wanita pengangguran yang kurang kerjaan - Yuta.

Perkenalan singkat, wanita yang merusak privasi artisnya, yang bisa membuat Mark risih, sampai-sampai mengganti nomor handphonenya 5 kali satu minggu.

Jika ditemui akan membahayakan, tapi kebetulan sekali Taeyong dan Irene ditemani lima bodyguard sekaligus, hanya berjaga-jaga jika wanita ini nekat.

"Bahkan kau seumuran Mark, tapi tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Apa kau tidak mengerti bagaimana besarnya dampak yang kau ciptakan, dear?" Irene melipat tangannya.

"Berapa dan siapa yang membayarmu?" tanya Taeyong serius, membuat Hyera semakin menunduk sambil mengepalkan tangan. Kakinya gemetaran sedari tadi.

"Aku tidak bisa ... "

Taeyong mendecih, "Aku bisa bersikap manis pada fans, tapi untuk orang sepertimu? maaf, sasaeng tidak akan pernah mendapatkan tempat. Jadi sekarang cepat beritahu kami atau kau benar-benar masuk penjara atas kasus penuduhan—"

"CHOI SEJEONG, TEMAN SATU GRUP MINA!"

Taeyong dan Irene bertatapan, mereka terkejut bukan main. Sejeong mantan kekasih Doyoung? bagaimana bisa begitu?

"Apa alasan anak itu, apakah kau tahu?" Irene mengerutkan dahinya, sedangkan Hyera menggeleng kuat, "A-aku hanya disuruh mengintai D, karena dia tahu bahwa aku terobsesi pada Minhyung, jadi ... "

"Aku benar-benar minta maaf, aku sangat menyesal," Hyera menundukkan tubuhnya berkali-kali di depan Taeyong dan Irene yang duduk tenang.

"Duduk." Sarkas Taeyong yang mulai lelah dengan kelakuan fans fanatik di depannya. "Lakukan klarifikasi." Irene menginterupsi.

"Aku tidak bisa ... "

"Kalau begitu kami bisa membawa ini ke jalur hukum," Taeyong menaikkan bahu. "Sonbae-nim, mari pergi," Taeyong berdiri seraya mengajak Irene untuk berjalan bersamanya. Sepertinya anak ini memang keras kepala.

"T-taeyong-aa, tunggu. Akan kulakukan klarifikasi sekarang juga."

***

"Apakah sudah?" Winwin mencomot kentang manis di tangan Jaehyun yang sibuk me-refresh beranda instagramnya demi melihat postingan klarifikasi sasaeng a.k.a biang kerok a.k.a benih dari akar masalah besar ini.

Jaehyun menggeleng lalu meletakkan handphone dari tangannya, hampir semua member WayVie berkumpul di rumah Taeil, sang tetua yang ada di Busan untuk menyelesaikan satu kepentingan yang bahkan mereka sendiri agak lupa kepentingan apa sebenarnya.

"Kenapa Taeyong Hyung tidak menemui wanita gila itu sejak lama, ya? seperti ini kan jadi repot ... " gumam Winwin setelah lesehan di karpet.

Hendery datang dari dapur dengan segelas 'jus apel' memotong, katanya, "Taeyong Hyung juga sudah berpikir seperti itu, tapi melacak dan mengajaknya bertemu bukan sesuatu yang mudah—ah, dia bilang padaku jika Irene Nuna baru tahu soal ini. Taeyong Hyung baru memberitahunya." Jelas Hendery yang lebih dekat dengan Irene.

Tiba-tiba Yangyang yang tadinya tiduran di sofa langsung mengubah posisinya menjadi duduk tegak, "Oh ya Irene Sonbae-nim baru tahu?! Kata Doyoung Hyung juga, nomornya berkali-kali diblokir Sasaeng Minhyung gara-gara dia takut."

Johnny tertawa garing, "Sebenarnya yang sasaeng yang mana, yang artis yang mana, sih?"

"Tapi kalian pernah berpikir tidak, jika Revee gagal, kita juga ada kemungkinan gagal, lho." Cicit Kun lalu mematikan televisi, membuat atmosfer terasa sangat tegang secara mendadak.

"Maksudku kita berhasil dan yang membesarkan nama kita itu Revee yang sudah debut terlebih dahulu. Kita bukan apa-apa jika tidak ada acara kolaborasi itu, bukan? Revee juga jelas-jelas lebih ternama daripada kita yang baru saja debut," Kun berpendapat, semuanya senyap tanpa suara.

Biar ku jelaskan sedikit, WayVie adalah salah satu unit ENCT yang berisikan anggota yang kebanyakan berkewarganegaraan Cina, dan mereka jelas lebih aktif di Cina daripada di Korea Selatan. Jadi, mereka memang jarang bertemu, tapi tahun-tahun ini, harusnya kedua pihak bosan melihat wajah masing-masing.

"Iya, paling jauh kita akan di disband juga dalam waktu dekat," Ten berpendapat sambil terus bermain dengan kucing jalanan yang tiba-tiba masuk ke rumah Taeil.

"Ten, berhenti, jorok!" Doyoung menariknya agar sedikit menjauh dari kucing berbulu lebat itu.

Jungwoo menutup laptopnya, "Apa kalian menangkap sesuatu dari perkataan Kun Ge tadi?"

Semua serentak menatapnya ke arah Jungwoo. "Apa?" tanya Lucas.

"Jika ingin ENCT tetap ada, maka Revee harus tetap ada. Bukan semata-mata karena kita ingin bertahan hidup, tapi apakah kalian setidaknya ingin berterimakasih pada mereka yang telah membuat kita sampai di titik ini?" Jungwoo bersila, semuanya mengangguk mengerti.

"Lalu apa rencanamu?"

"Naikkan trending di Twitter. Aku yakin penggemar kita akan sangat antusias."






capitulate.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang