1. She's Confused

307 41 23
                                    

Kata manager Lim, Revee akan comeback dalam waktu dekat. Hebatnya lagi, satu grup baru keluaran agensi akan ikut serta dalam album kali ini.

Tentu saja ini bukan lagu debut mereka. Mereka akan comeback dua kali dalam dua bulan ini. Bahkan Dasha saja masih belum sempat berinteraksi dengan anak-anak itu.

Dan,

Konsep mereka unik namun susah dipahami. Maksud nya—ada lebih dari 20 member dan itu masih dibagi menjadi beberapa unit. Ah astaga, ini membuat kepala pusing.

Dasha tidak bisa membayangkan bagaimana mereka berkolaborasi dengan grup yang isinya satu gedung hotel itu. Sesak. Satu kata yang pantas untuk mendeskripsikan semuanya.

"Dasha?"

"Ah, ya?" Dasha yang sedang asik menggaruk-garuk kursi jok yang telah mengelupas itu langsung mengangkat arah pandang nya

"Nyonya ketua bilang kita harus berkumpul pada ruang dance di lantai lima sebentar lagi. Siap-siap, ya." Tutur Seulgi—salah satu member Reeve—memegang bahu Dasha, lalu ia berdiri dan keluar dari sana.

Di samping Dasha masih ada Joyie yang asik bermain handphone meski masih mengenakan maskernya. Dasha yakin dia dengar apa yang Seulgi katakan tadi. Jadi anak itu tidak perlu mengulanginya lagi.

Asal kalian tahu. Dasha, Seulgi, dan Joyie ini juga berada di ruang dance. Tapi luasnya masih kalah jauh dengan yang ada di lantai lima. Itu lebih besar seperti lapangan bola. Yaaa hampir.

Dasha sudah bisa menerka kalau ini salah satu bagian dari latihan berat sebelum comeback. Jadi tidak akan heran bila tulang rusuk nya setelah ini akan mati rasa.

"D," panggil Joy di samping Dasha.

"Ayo pergi sekarang, aku tidak mau yang lain menunggu." Ajak Joy menggandeng tangan Dasha, kemudian Ia mengangguk sambil perlahan mengikuti langkah kaki sang kakak.

***

Bahkan saat mereka berdua masuk ruangan, semua pasang mata langsung menyorot pada Joy dan Dasha. Hebat.

Orang terakhir yang berada di sini.

Syukurlah, mereka sama-sama mengenakan TMK—dari barang wajib, topi, masker kacamata—kalau tidak, mereka bisa-bisa di cap senior tukang mengulur waktu. Meski kenyataannya begitu, tapi diam diam, ya!

Dasha lihat di sini ramai, ruangannya penuh seperti mau meledak saking banyaknya isi manusia di dalamnya.

Rata-rata mereka hanya memakai celana longgar, kaos, dan TMK.

Dasha hapal benar dengan pakaian yang para member satu grup nya tadi pakai. Irene sang ketua pun terlihat sedang mengobrol dengan laki-laki, mungkin itu yang dimaksud manager Lim tentang collab. Tebakan kalian benar, Dasha tidak terlalu mengerti.

Sudahlah, anak itu menyerah jika di suruh mengobrol lebih dulu dengan kaum Adam.

"PERHATIAN SEMUANYA!" Perempuan dengan pakaian serba putih yang menjadi instruktur mereka nantinya. Sontak, seluruh isi ruangan menatap ke arahnya.

"Ikuti instruktur kalian masing-masing, ENCT akan dibagi menjadi 3 unit, Irene dan tim nya ikut aku. Setelah koreo utama selesai, kita akan berlatih sekali lagi untuk pembagian line menyanyi. Semangat semuaaa!" Teriaknya sambil mengangkat tangan memberi semangat.

capitulate.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang