14 | Bell

203 33 135
                                    

Woi, aku up!

Udah si gitu aja, happy reading ;)

Udah si gitu aja, happy reading ;)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Panas

Hyojin membuka kembali selimut tebal yang menutupinya. Pendingin ruangan sudah menyala tapi kenapa Hyojin masih sangat kepanasan. Dia juga tidak bisa tidur.

Dia menyesal menghadiri pesta pertunangan Somin. Andai saja dia tidak bertemu dengan Lee Yang Ji, mantan ibu tirinya.

Lebih baik jika Hyojin tidak tahu kenyataan sebenarnya. Kenyataan bahwa ibunya dulu adalah perebut kekasih orang dan juga kebenaran kematian dari sang ibu.

Jadi siapa yang salah sebenarnya? Mendiang ibunya ataukah si jalang itu?

Atau mungkin ayahnya?

Yang pasti Hyojin sudah memberitahu ayahnya soal ini. Dan ternyata ayahnya sudah mengetahui semuanya.

Berkali-kali ayahnya menelpon namun Hyojin tidak menjawabnya. Dia marah, marah karena semua orang ternyata telah berbohong.

Hidup Hyojin sungguh rumit. Masalah datang satu persatu dari orang-orang di sekitarnya. Ah, haruskah Hyojin membenci Somin? Dia adalah anak dari orang yang telah membunuh ibunya.

Tapi Hyojin mengurungkan niatnya. Somin tidak bersalah, bahkan dia tidak tahu jika ibunya adalah ibu tiri Hyojin dulu.

Ting tong

Hyojin mengernyit, siapa yang datang malam-malam begini. Dia juga tidak memesan makanan apapun dari luar.

Dengan rambut yang masih sedikit basah Hyojin bangkit dan berjalan untuk membuka pintu.

Seseorang berpakaian serba hitam sedang berdiri di depan pintunya. Masker hitam, topi hitam, dan juga kacamata hitam.

"Nugu-seyo?" tanya Hyojin kikuk.

"Ini aku."

Hyojin membuka matanya lebar-lebar. Detik itu juga Hyojin menarik kasar pria itu untuk masuk ke dalam apartemennya.

"Ya! Kau sudah gila? Bagaimana jika fans sampai mengenalimu!"

Namun orang di depannya sangat terlihat santai dengan membuka kacamatanya. Mengabaikan pertanyaan dari Hyojin.

"Ya, Jeon Jungkook! Kenapa kau diam saja, huh?"

"Ya, Jeon Jungkook! Kenapa kau diam saja, huh?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
BACKDANCER || KTHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang