12. Perjalanan Cinta

32 4 0
                                    

"Perjalanan hidup yang bernama cinta, semuanya butuh proses untuk menjadi lebih dewasa."

-Takdir Cinta Nadia

🕊️🕊️🕊️

"Teteh!"

Teriakan Nadin terus terdengar di telinga Nadia. Nadia kesal, adiknya itu terus saja menganggu dirinya yang tengah membereskan baju ke dalam koper miliknya.

Nadin menarik tangan Nadia agar berhenti membereskan baju. "Teteh dengerin dulu ya Allah," kesal Nadin dengan suara yang nyaris marah.

"Nadin kenapa sih gangguin Teteh terus," balas Nadia tak memperdulikan Nadin yang sudah memanyunkan bibirnya.

Tatapan Nadin seperti ingin membunuh saat Nadia Kakaknya lagi-lagi mengabaikan dirinya. "Teh, Nadin pengen titip baju yang lagi kekinian itu loh. Pokonya Teteh harus beliin sepulang dari jalan-jalan,"

Nadia tertawa, "Heem iya nanti teteh beliin, baju yang kaya gimana?" tanya Nadia.

Nadin menunjukan gambar di handphone miliknya. "Ini,"

Nadia menyipitkan matanya saat melihat gambar baju yang diinginkan oleh adik manjanya ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Nadia menyipitkan matanya saat melihat gambar baju yang diinginkan oleh adik manjanya ini. "Hah? Baju apaan ini? Kamu serius dek pengen beli baju kaya gini?" tanya Nadia dengan menahan tawanya.

Nadin mengangguk kegirangan. Dirinya menunjuk dan memperbesar gambar baju yang ia inginkan. "Iya, baju ini comel dan lucu gemes gemes gimana gitu. Nadin mau minta ke Ibu, tapi takut Ibu marah,"

Naura yang baru saja masuk ke kamar Nadia dengan membawa popcorn di lumuri oleh permen kopiko yang di blender.

"Kenapa Teh?" tanya Naura bingung karena melihat Nadia tertawa dengan terbahak-bahak.

"Liat adikmu ini, pengen beli baju doraemon yang katanya lagi kekinian," suara tawa Nadia semakin menjadi saat melihat Nadin yang terlihat polos. Nadia heran, adiknya ini ingin membeli baju yang bahkan mungkin akan terlihat konyol jika dipakai oleh Nadin.

Naura ikut tertawa saat Nadin memberikannya gambar baju doraemon. "Bengek astagfirullah,"

"Kenapa sih? Emang ada yang salah sama baju yang dimau sama Nadin?" tanya Nadin dengan suaranya yang cerewet.

"Nggak ada yang salah dek. Cuma itu baju model apaan?" Nadia masih tidak berhenti tertawa. Niat ingin cepat-cepat merapikan pakaiannya malah diisi oleh acara ngakak berjamaah.

"Itu model korean style, lagi musim tau,"

"Astagfirullah berdosa banget Nadin," ungkap Naura dengan mengunyah popcorn yang ia buat. "Kalau baju itu di pakai di kamu, yang ada kamu malah jadi kaya badut. Hahahaha," lanjut Naura dengan tertawa puas.

Nadin cemberut dan ingin menonjok Naura. "Ihh mana ada! Badan Nadin itu langsing kaya artis Korea meskipun makannya banyak!"

"Langsing? Langseng kali ah," ungkap Nadia puas.

Takdir Cinta Nadia [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang