01. Bully

67.7K 4.5K 133
                                        

_________________________________________

🌻 H A P P Y R E A D I N G 🌻

_________________________________________

_________________________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🦋

Ada apa dengan semua orang? Derajat tertinggi belum tentu memiliki perilaku yang bagus. Saat seorang gadis mencoba memasuki kelas, dia segera ditarik oleh siswi lain yang berpakaian ketat. Mereka melakukan tindakan kejam, menyerang, membasahi, dan memukuli gadis itu.

"Akh!" Gadis tersebut meringis dalam penderitaan. 

Punggungnya terasa sangat sakit karena mereka terus memukulinya tanpa ampun. Gadis itu menderita, bahkan ketika mereka menyiraminya dengan air, yang menyebabkan luka pada punggungnya mengeluarkan darah.

"Cih. Baru beberapa pukulan saja sudah mengeluarkan darah, tidak seru!" cela salah satu siswi sambil mengambil pukulan kasti, lalu melemparkannya ke arah Megan.

Megan berkata, "Heh pengemis, gue masih belum puas main dengan lo, tapi karena gue lagi baik hati, ini adalah permainan terakhir dari gue."

Siswi lain mengikuti perintah Megan, menahan tangan gadis yang menderita itu. Megan kemudian memukulnya dengan kejam. Gadis itu meringis saat Megan memukulnya dengan kencang, terutama di bagian punggung yang sudah terluka. Sungguh, Megan sudah kehilangan akal sehatnya.

"Eh, pengemis, lo lebay banget. Masa gitu saja sudah kesakitan. Lo masih beruntung gue hanya menggunakan ini, bukan tongkat golf," ejek Megan.

Megan kemudian mengumumkan, "Ok, ini yang terakhir, Mis. Siap?"

Kebrutalan dan kejamannya membuat suasana mencekam, dan keberadaan gadis yang disiksa menjadi semakin memprihatinkan.

Bugh! 

Krett! 

"Akh!!" 

Bunyi suara pukulan kasti itu sangat nyaring membuat gadis ini berteriak sekencang mungkin. Dengan tenangnya dia memukul bagian intim gadis itu dan sedikit menekannya. Ya Tuhan sungguh ciptaan-Mu yang satu ini bernuasa iblis.

"Banyak-banyak berterima kasih lo sama gue, untung lagi baik sekarang, jadi cuma bisa main bentaran sama lo! Ah kayaknya ini cuma luka ringan deh, sayang banget gue nggak bisa main terlalu lama," ujar Megan sambil mengelap tangannya dengan kain.

"Ayo cabut guys. Gue udah muak liat muka si pengemis ini!"

Megan dan kawan-kawannya mendorong gadis itu sampai dirinya terdorong ke belakang, lalu menginjak perutnya satu-persatu. Mereka semua meludahinya dan langsung pergi dari gudang. Tak lupa mereka mengunci pintu gudang.

"Ya Tuhan sakit sekali seluruh tubuhku ini." Tubuh Zwiena bergetar begitu hebat, dan rasa sakit yang melanda sungguh tak tertahankan. 

Dalam keadaan mati rasa, dia merasa benar-benar tidak berdaya untuk berdiri atau bergerak. Dengan menutup mata perlahan, gadis ini merasakan ketidakmampuannya untuk mengatasi luka-lukanya yang menyiksa tubuhnya. 

Suara gemeretak pintu yang terakhir kali terdengar sebelum matanya terpejam sepenuhnya meneguhkan keyakinannya bahwa pertolongan sudah datang. Dalam momen itu, rasa syukur memenuhi hatinya, meskipun dia belum tahu dengan pasti siapa yang telah datang menyelamatkannya, yang terpenting Zwiena sangat bersyukur dan berterima kasih kepada orang yang telah memberikan pertolongan dalam saat-saat yang penuh penderitaan itu.

🦋

🦋🦋🦋

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🦋🦋🦋

See u next part😊

jangan lupa vote komennya ya


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Crazy Man [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang