2. HYUNG PULANG

4.4K 172 25
                                    

Menyandang ransel dan memakai baret di kepalanya seorang pria berbahu lebar memasuki sebuah rumah mewah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Menyandang ransel dan memakai baret di kepalanya seorang pria berbahu lebar memasuki sebuah rumah mewah.

Hal pertama yang ia temuai adalah.... Bantal berserakan di lantai. Bunga di vas layu dan busuk. Angin menghembus tirai dan puluhan botol miras di meja dan di lantai. Jam di dinding tak bosan berdetak untuk menujukkan kesetiaan nya pada penghuni rumah bahwa waktu terus berjalan.

Kabar bahagia untuk semua A.R.M.Y di manapun berada. Kim Seokjin member tertua BTS menyelesaikan Tugas nya pada negara. Kim Seokjin di bebas tugaskan kembali ke keluarganya. Semua orang mengerumuni posko penugasan pria yang disebut dengan world wide hansome itu sejak dini hari. Menyambut sang idola bebas dari wamil nya.

TV terus menyala entah sampai kapan. Bahkan lima manusia sudah memunggunginya dan mengacuhkan fungsi utama nya diciptakan. Harusnya tv di tonton bukan menonton sekumpulan pria abnomal di hadapannya.

"Kim Namjoon, min yoongi,jung hoseok, park Jimin, kim taehyung segera bangun dan angkat kaki dari rumah ku."

Titah pria yang masih memakai pakaian seragam tentara melangkahi kelima orang yang sedang tidur di depan tv nya.

Kemudahan berjalan ke lantai atas dan masuk ke dalam sebuah kamar.

Meletakkan tas dan membuka baret dari kepalanya lalu meletakkan di meja. Pria itu menemukan sosok manis tertidur di ranjangnya.

Tak ingin menggangu tidur si manis. Pria itu pun keluar dari kamar. Ia melepas sepatu laras berwaran coklat dan membuka seragam nya, kemudian berjalan ke dapur laku membuka kulkas.

"Bahkan tak ada makanan di kulkas ini. Perutku sudah kosong. Memasak?" Monolog nya kemudian mengambil sekotak susu pisang dan meneguk habis susu itu.

Kulkas itu hanya berisi minuman soda dan puluhan susu pisang. Pria berbahu lebar itu kemudian mengambil satu-satunya telur di kulkas dan meletakkan wajan pink ke atas kompor.

Tek.

Api kompor menyala dan pria itu menuang olive oil ke wajan penggorengan.

"Tak apalah telur kaya akan protein. Setelah ini aku akan belanja." Ucapnya memegang telur sembari menunggu minyak panas.

.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Hey, apa aku tidak salah dengar?"

Pria berlesung pipi membuka mata dan membangun kan rekan rekan nya.

"Hey! Tukang tidur! Rumah ini kemasukan maling! Ada suara di dapur!" Bentaknya memukuli satu persatu kepala manusia yang mengelilingi tubuhnya.

Si manis yang tidur di kamar turun ke bawah. "Hyung? Kau mendengar suara juga?" Tanya nya pada pria berlesung pipi.

"Apa itu maling? Perampok? Hantu?!"

Mereka panik dan pria manis mengambil vas bunga yang berisi air kemudian menumpahkan nya pada ke-empat makhluk yang belum bangun.

"Banjir!!! " teriak si bibir kotak segera berlindung ke bawah meja.

"Tsunami!" Seru pria paling bantet memeluk pria berlesung pipi.

Sementara dua orang lainnya bangun tanpa mengucapkan sepatah kata dan mengelap wajahnya.

"Kenapa kau menyiram kami kook? Ini belum pagi, biarkan aku tidur lagi." Keluh pria berkulit pucat pergi masuk ke dalam sebuah kamar.

"Ada apa kook? Kenapa kau membangunkan kami?" Tanya pria yang senyuman nya sehangat matahari berdiri dan duduk lagi di sofa.

"Namjoon hyung, hoseok hyung, kita harus melihat siapa yang sedang di dapur. Ayo!" Perintah si manis pada dua orang yang sudah sadar. Sementara yang lainnya kembali menjemput mimpi.

Biarlah...

Ketiga orang itu perlahan berjalan bagai pencuri menuju dapur.

Si manis berjalan memimpin dan kedua hyung nya berlindung di balik punggung nya.

Mata si manis terkejut dan tubuhnya mematung di tempat kala ia melihat sosok pria dengan bahu lebar sedang memunggungi nya sambil memasak sesuatu di wajan.

"Kenapa berhenti kook?"

"Penjahatnya banyak?"

Yang ditanya berjalan semakin dekat dengan punggung pria misterius di rumah nya.

Yang ditanya berjalan semakin dekat dengan punggung pria misterius di rumah nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"J-jin? Jin hyung?"














Fin.

JINKOOK  ONESHOOTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang