Ego bukan jalan dan tujuan

116 11 4
                                    

Aku resah dan gelisah, dia yang sangat ku sayangi pergi begitu saja, lenyap tanpa suara dan hilang tanpa meninggalkan jejak, bagai ditelan bumi. Kurasa dia kesal padaku karena dia merasa aku selalu membuat dirinya kesal dengan apa yang aku lakukan padanya, padahal selama ini aku selalu memanjakannya
dan menurutku apa yang selama ini aku berikan padanya adalah sesuatu yang lebih dari kata sempurna.

Sepertinya kali ini dia benar benar marah padaku, aku tak tahu apa yang harus aku perbuat, aku hanya ingin mengakhiri semua perselisihan ini, kurasa tidak ada gunanya jika kita hanya ingin mengikuti ego kita sendiri, dan menurutku lebih baik mengakhiri semua masalah ini dengan senang hati, tanpa emosi dan meninggalkan rasa sakit hati.

Aku mencoba menulis sepucuk surat sebagai tanda permintaan maafku dan aku mencoba memberikannya sebatang coklat dairymilk yang kubeli di warung belakang sekolah lalu kubungkus dengan selembar kertas, kuharap dia mau memaafkanku. Jujur aku sangat sayang sekali padanya dan aku tak ingin berpisah dan jauh darinya, aku tau mungkin untuk saat ini aku sudah bukan lagi siapa siapanya, tapi bagiku bisa selalu bersamanya dan ada di sisinya adalah sebuah kebahagiaan yang mungkin tak akan bisa aku lupakan.

Esok harinya ia membalas surat dariku dan mengatakan lebih memilih untuk melupakan semua yang pernah kita lalui dan jalani bersama, aku tahu mungkin ini adalah sesuatu yang sangat berat, berat sekali. Aku terdiam sesaat, bingung tak tahu apa yang harus aku perbuat, dan tak ada satu kata yang bisa aku ucapkan untuk saat ini, rasanya hancur sekali hati ini, mau tak mau aku harus mencoba menerima semua ini, karna mungkin tuhan punya rencana sendiri.

Perpisahan bukanlah jalan untuk mengakhiri sebuah perselisihan, jangan biarkan ego menjadi jalan untuk mengakhiri sebuah hubungan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi beberapa tahun kedepan dan apa rencana tuhan. Tetaplah bertahan meski harus melewati derasnya air hujan dan merasakan perihnya kehidupan, tetaplah bersama sampai kamu bisa berdua di bangku pelaminan dan di bawah terangnya cahaya rembulan.
Karena EGO BUKAN JALAN DAN TUJUAN

-peach/28720

Ego bukan jalan dan tujuan #kisahklasikWhere stories live. Discover now