0.2.

1.9K 336 765
                                    

Setibanya di kost, mereka melanjutkan aktivitas masing-masing. Ada yang mandi, tidur, dan ada juga yang mengerjakan tugas.

Tentu setelah membereskan barang-barang piknik pada tempatnya.

Karena di kost ini ada 6 kamar, maka setiap kamar diisi oleh dua orang.

-Seokjin dan Yoongi
-Hoseok dan Jimin
-Namjoon dan Jungkook
-Taehyung dan Yeonjun
-Soobin dan Beomgyu
-Taehyun dan Hueningkai

Sore ini, Soobin, Yeonjun, Beomgyu, Taehyun, dan Hueningkai tengah berkumpul di kamar Soobin-Beomgyu atas permintaan salah satu pemilik kamar, Beomgyu.

"Gaes, gue tadi nemu surat di lemari!" Ujar Beomgyu.

"Surat apaan?" Tanya Taehyun.

"Surat dari Ryujin ya?" Celetuk Soobin.

"Soobin hyung, gue serius!" Tegas Beomgyu dengan wajah seriusnya.

"Ya surat apa bego? Lo ngomong dong!" Sarkas Taehyun.

"Tae kalau ngomong, ih! Yang lembut dikit napa?" Soobin menasihati Taehyun.

"Udah bacotnya? Gue mau cerita!" Ujar Beomgyu.

"Saat gue mau ambil handuk di lemari, gue nemu surat ini. Gue gak tau surat itu dari siapa, tapi gue rasa surat ini ada hubungannya sama kotak yang ditemuin Namjoon hyung tadi. Gue bacain ya!"

Hai Beomgyu!!

Malam ini mau main game ya? Wah, pasti seru! Semoga kalian menikmati game-nya ya! Gue harap gak ada yang mati!

224

"Gila! Kok tau nama lo?" Taehyun tersentak kaget.

"Lo jangan nakut-nakutin kita, Gyu. Mana mungkin ada orang yang bisa tiba-tiba naruh surat di lemari lo? Itu sangat nggak mungkin." Ujar Soobin santai.

"Gue gak nakut-nakutin, hyung. Gue juga ngerti situasi kalau mau bercanda."

"Eh, bisa aja lo Bin yang masukin surat ini di lemari gue!" Beomgyu berujar seraya menunjuk Soobin.

"Loh, kok lo malah nuduh gue sih? Oh, terus lo juga mau bilang kalau ternyata gue yang ngelakuin semua ini?" Ketus Soobin tak terima.

"Siapa yang bilang gitu sih, hyung? Atau jangan-jangan hyungnya ya pelakunya!" Ujar Taehyun.

"Udah! Jangan berantem!" Ketus Yeonjun melerai mereka semua.

"Kalian semua nuduh gue!? Atas dasar apa woy!!!" Soobin semakin kesal.

"Udah, Bin. Udah!" Yeonjun menenangkan lelaki yang usianya 1 tahun lebih muda darinya itu.

"LO TANYA ATAS DASAR APA!? WOY, SIAPA YANG BISA NARUH KERTAS ITU DI LEMARINYA BEOMGYU KALAU BUKAN LO! LO KAN TEMEN SEKAMARNYA!" Taehyun semakin meninggikan suaranya.

"Ya kan bisa aja Beomgyu hyung yang sengaja naruh. Aduh, Uning makin pusing!" Hueninkai memberenggut.

"BAYI GAK USAH IKUT CAMPUR!" Ketus Taehyun.

"TAEHYUN! LO BISA DIEM GAK SIH? GAK USAH SALAH-SALAHAN NGAPA! LO ITU GAK PUNYA BUKTI KUAT KALAU SOOBIN PELAKUNYA. KITA JUGA GAK BISA SALAHIN SOOBIN ATAUPUN BEOMGYU!" Kesabaran Yeonjun sepertinya sudah habis, lelaki yang semula berbicara lembut dan pelan-pelan itu kini berbicara dengan sangat kasar.

Do or Die | BTS TXT (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang