Berita Suka Cita Dari Ratu

24.8K 2.5K 12
                                        

♥️


Angin dingin berembus dari utara yang berhasil menggoyangkan benda-benda yang dilaluinya. Membekukan kulit-kulit yang disentuhnya. Angin dingin itu mengangkat butiran-butiran debu dan lembaran daun yang terjatuh.
Pengangkatan Ok Jung menjadi Hee Bin sudah dilakukan dua hari yang lalu. Saat ini Ratu In Hyeon dan Raja Lee Suk Jong menghadap Ibu Suri. Ibu Suri masih terlihat sakit dan tak berdaya membuat Sung Hwa yang melihatnya tidak tega.

“Ibu menyesal telah membuat Ok Jung keguguran. Maafkan aku, putraku. Dia sudah mendapatkan gelar Hee Bin, aku akan memanggilnya dengan gelar itu.”

“Terima kasih, Ibu Suri,” ucap Lee.

Ibu Suri menarik lengan baju Lee. Matanya berkaca-kaca.
“Sebaliknya aku memohon untuk memperlakukan Ratu dengan baik.” Pinta Ibu Suri.

Dari balik pintu Ok Jung berdiri sambil mendengarkan permintaan Ibu Suri. Ok Jung sangat kesal, tangannya mengepal seakan menyalurkan kekuatannya pada titik tersebut. Ok Jung menyeringai sekilas. Kilatan ancaman kuat terpantul dari matanya. Ia sangat cemburu dan kecemburuan wanita adalah hal yang mengerikan.

“Kamu harus kejam padaku sehingga aku bisa membalasmu.”

Ok Jung masuk ke dalam ruangan Ibu Suri dan memberi hormat kepadanya tidak lupa ia juga memberi hormat kepada Raja dan Ratu. Malam kian larut namun seakan mereka tidak memedulikan waktu. Raja yang harus mengecek kembali gulungan-gulungan mengenai negara pamit terlebih dahulu. Kini ruangan itu hanya ada tiga perempuan.

“Hee Bin, kamu tidak tahu banyak mengenai tradisi Istana. Aku hanya ingin mengatakan kamu sebagai selir di bawah Ratu harus menghormati dan mendengarkan perintah Ratu. Kamu pasti tidak tahu juga bahwa anak yang dikandung oleh selir Raja adalah anak Ratu.”

“Ibu Suri bagaimana bisa?”

“Itulah tradisi di dalam keluarga istana Raja. Semua anak dari selir akan memanggil Ratu dengan sebutan ibunda dan mereka dibesarkan oleh Ratu. Negara ini hanya mempunyai satu Ratu dan tentunya satu Ibu.”

Ok Jung tidak punya pilihan selain menuruti aturan Istana. Ok Jung jalan keluar dari ruangan tersebut dengan lemas. Ia berniat pergi kembali ke paviliunnya namun saat ia melihat tabib istana masuk ke ruangan Ibu Suri, ia mengurungkan niatnya.

Tabib Istana memeriksa pergelangan Ratu. Senyum semringah ia tunjukkan kepada Ibu Suri. Tabib Istana langsung membungkuk memberi hormat.

“Selamat Jungjeon Mama, selamat Ibu Suri. Jungjeon Mama sedang mengandung anak Raja.”

“Apa yang kamu katakan benar?” tanya Sung Hwa dengan terkejut.

Ibu Suri tersenyum lepas seakan beban yang berada di pundaknya luruh seketika. Sementara Ibu Suri terlihat bahagia, Sung Hwa terlihat linglung. Ia bingung harus bahagia atau sedih. Ia adalah wanita dari zaman modern yang lajang dan kini ia berada di zaman Joseon dan mengandung anak Raja. Ini semua tidak ada dalam buku novel cerita ataupun sejarah. Ini semua di luar konteks. Ekspresi Sung Hwa terpelintir namun ia segera merelakskan.

“Anak itu akan kamu besarkan  dan akan didik di bawah partai Seoin. Dia adalah penerus Raja dan akan menjadi Raja yang didukung oleh partai Seoin.”

Mengenai Raja Lee Suk Jong dan Ratu In Hyeon, jika mereka memiliki seorang anak, mungkin dengan lengan-lengan kecilnya dia bisa memeluk ibu dan ayahnya seperti sebuah tali yang mengikat satu sama lain. Mungkin, ini bisa saling mendekatkan diri mereka. Ini akan memuluskan rencana Sung Hwa yaitu mendekatkan Ratu In Hyeon dengan Lee. Setidaknya dalam hati Raja terselip nama Ratu In Hyeon.

LANDING ON YOU (Promo Spesial  30 September- 3 Oktober 2021)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang