03 | Just Friend

486 118 194
                                    

Pukul 9 pagi, Hyojin masih berada di apartemennya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pukul 9 pagi, Hyojin masih berada di apartemennya. Dia memilih untuk mengikuti saran Taehyung kemarin malam, lebih tepatnya itu sebuah perintah. Dia juga telah diberi ijin dari Son-ssaem untuk beristirahat selama 2 hari.

Hyojin membaca pesan grup backdancer yang dari kemarin belum sempat ia buka.

Dan benar saja, mereka semua membicarakan Hyojin. Bukan masalah luka yang dialami Hyojin, tapi seseorang yang telah menolongnya.

Mereka semua iri dengan Hyojin. Bagaimana tidak, seorang idol tampan membopong backdancernya dan juga menemaninya seharian.

Aku tahu kalian juga sangat iri.

Mereka berpikir-pikir bagaimana jika mereka yang menjadi Hyojin, ah itu saja sudah membuat mereka menggila.

Hyojin juga bertukar pesan dengan Sumin dan Nara tadi malam. Mereka memiliki reaksi yang sama, tetapi Nara berada di level berbeda.

Dia tidak henti-hentinya mengirim pesan suara yang mengatakan bahwa dia sangat beruntung bisa berteman dengan Hyojin. Karena mungkin suatu saat dia juga akan di notice secara langsung oleh Taehyung.

Nara sangat optimis bahwa Hyojin akan semakin akrab dengan Taehyung.

Hyojin tinggal sendiri di sebuah apartemen miliknya, orang tuanya yang membelikan.

Hyojin sudah tidak memiliki seorang ibu, ibunya meninggal saat ia dilahirkan. Dia hanya dibesarkan oleh ayahnya yang menikah lagi 5 tahun setelah ibunya meninggal.

Tapi ibu tirinya itu semakin menunjukkan sifat aslinya ketika Hyojin mulai dewasa. Dia sangat gila harta bahkan berselingkuh dari ayahnya.

Oleh karena itu ayahnya memutuskan untuk merawat Hyojin sendirian. Dengan penghasilannya yang cukup besar bekerja di luar negeri, dia mampu memenuhi semua yang Hyojin inginkan.

Suara bel berbunyi memecahkan keheningan yang setia menemani Hyojin sedari tadi. Hyojin bangun dan berjalan membuka pintu.

"Selamat pagi nona, pesanan anda sudah saya belikan." Ucap seseorang dengan senyuman manisnya.

"Ah, terimakasih. Kalau begitu kau boleh pergi." Balas Hyojin dengan gerakan akan menutup pintunya kembali.

"Ya! Kau benar-benar." Seseorang itu mencoba menahan pintu tersebut.

"Hehe, aku hanya bercanda Sungjin-ah." Kemudian Hyojin keluar dan berjalan bersama Sungjin menuju tempat biasa. Sebuah taman kecil di depan apartemen.

 Sebuah taman kecil di depan apartemen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
BACKDANCER || KTHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang