Daftar jadi pacar guru?

56 27 36
                                                  

Utamakan vote dulu sebelum baca, vote kalian adalah semangatku melanjutkan cerita ini.

Jangan lupa tekan tanda ⭐ di pojok kiri , komen di paragraf mana saja.

****

Happy Reading 🎉


" Woy para jombs , diam-diam bae ngopi ngapa ngopi."

"Lu monyet, datang-datang macem setan ae , tiba-tiba nongol."

" Ye sa ae sat, ini kan emang kelas gue. Lu mau apa? Mau ribut? Sini maju lu!" tantang seorang cewek dengan iris mata hazel nya menatap tajam si cowok. Dia berjalan ke depan cowok itu.

"Mau apa lu, coba bilang?!"

"Eh, Filly cantik mau jadi pacar gue gak?" Somplak nih orang, kalau dia lihat ini pasti dah bonyok nih orang.

"Yayank, mau nembak Filly ya? Hm?!" Datanglah seorang cewek cantik tapi... Galaknya minta ampun bro. Sumpah cewek nih ga jauh beda banget sama Filly . Jijay dah Filly denger kata yayank ew.

"Ga kok yank, hanya bercanda, iya gak ly?"

"Apaan lu ngedip-ngedip mata ke gue, mata lo katarak kali ya. Sampai kedip-kedip gitu." Rasain dah lu , dia tuh minta bantuan gue sebenernya tapi namanya juga gue. Gue lagi gak mood nolong orang, rasanya enak liat orang menderita (。•̀ᴗ-)✧.

"Weh masuk Weh, guru kesayangan Filly dah datang woy," teriak teman sekelas Filly namanya jones.

"Berisik lu bisa slow gak sih? Jones!"

"Fillyandira Lemos jangan teriak di dalam kelas ini bukan hutan yang seenaknya berteriak!!" teriak Guru kesayangan Filly sebutan siswa kelas 11 IPA 4 untuk Filly. Karena dia adalah murid teladan yang berani membalas teriakan Guru Killer di sekolah Garuda Bangsa.

"Bapak juga teriak, huh."

"Filly, kamu berani balas teriakan Bapak? Sini kamu!!" Geram Pak Adit Guru Kimia yang terkenal killer di Sekolah SMAN GARUDA BANGSA.

"Bapak mau kasih Filly kado? Kan bulan kemarin Filly ultah Pak, masa Bapak gak mau kasih saya kado," seru Filly pede.

"Pede amat kau anak muda, cepat sini!" gertak Pak Adit menunjuk Filly .

"Bapak nunjuk saya? Eh, Bapak salah nyebut pak."

"Salah nyebut gimana?"

"Saya ini bukan anak muda Pak."

"Lalu, kau anak apa? Anak tiri? Eh, saya gak punya anak tiri yang bandel kayak kamu." Pak Adit bingung dengan ucapannya sendiri hingga gelak tawa menggema di seluruh ruang kelas 11 IPA 4.

"Eh, emangnya Bapak mau punya anak tiri kayak saya? Wah saya gak mau jadi anak tiri Bapak, soalnya saya sudah bahagia bersama keluarga kecil kami, eh... maksudnya gini loh Pak. Jangan salah paham dulu, maksudnya ituloh Pak..."

"Maksudnya Filly, Filly sudah bahagia bersama keluarga kecilnya bersama Alex Pak," potong Andi menyahut seruan Filly lantang.

"Andoy, gue gak gitu ya enak aja lo. Main nyelonong potong ucapan gue lagi," sungut Filly geplak kepala belakang Andi.

"Sakit bego."

"Suruh siapa, motong ucapan gue. Liat tuh mata pacar lo, kayak mau mangsa lo hidup-hidup dah. Mampus!!" Ejek Filly berbisik ditelinga Andi.

"Bantuin gue kek, Fil. Jahat banget lu sama temen sendiri," bujuk Andi manyun menghadap Filly. Filly menarik bibir Andi lalu menampar bibirnya. "Gak mau, rasakan singa ngamuk, wle."

My Cute Boyfriend (Slow Update)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang